Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Tiga Kabupaten di Sumsel Sudah Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla

Tiga kabupaten yang memiliki lahan gambut cukup luas di Provinsi Sumatra Selatan telah menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ilustrasi/Bisnis
Ilustrasi/Bisnis

Bisnis.com, PALEMBANG – Tiga kabupaten yang memiliki lahan gambut cukup luas di Provinsi Sumatra Selatan telah menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring dengan momen peralihan musim yang berlangsung saat ini. 

Ketiganya meliputi Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Banyuasin, dan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). 

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumatra Selatan (Sumsel) Sudirman mengungkapkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut musim kemarau pada tahun 2024 ini akan terjadi mulai dari Juli sampai Agustus. 

“BMKG menyebut puncak kemarau hanya 2 bulan yaitu Juli-Agustus. Berbeda dengan tahun lalu, kesiapsiagaan kita sudah dilakukan sejak Maret 2023,” katanya, Selasa (11/6/2024). 

Menurut Sudirman, ketiga daerah yang telah menetapkan status siaga darurat karhutla memang secara riwayat merupakan daerah rawan yang setiap tahun menjadi penyumbang bencana asap. 

Selain itu, wilayah yang juga memiliki lahan gambut yaitu Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang saat ini masih dalam proses untuk penetapan status siaga darurat. 

“Termasuk daerah lain dan SK siaga darurat di Provinsi Sumsel masih berproses di Biro Hukum Setda Sumsel,” ungkapnya.

Dikatakannya, pemrosesan SK siaga darurat tingkat Provinsi Sumsel dilakukan lantaran tiga wilayah telah menetapkan status siaga darurat. 

“Jika 2 daerah sudah bersiaga, maka Pemprov sudah bisa menetapkan status siaga darurat. Minggu-minggu ini mungkin sudah keluar SK-nya,” imbuhnya. 

Sudirman menambahkan, pada tahun 2023 terdapat 12 daerah yang rawan terjadi karhutla. Akan tetapi untuk tahun ini pihaknya belum memprediksi. 

“Kita juga akan meninjau sejumlah perusahaan perkebunan yang rawan terjadi karhutla. Serta mengecek peralatan dan perlengkapan yang disiapkan, sehingga karhutla yang terjadi bisa teratasi dengan baik,” pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper