Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Padang Bentuk Duta Perubahan Perilaku, Ajak Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Pemerintah Kota Padang, Sumatra Barat, tengah mengupayakan mengubah perilaku masyarakat agar patuh terhadap protokol kesehatan.
Noli Hendra
Noli Hendra - Bisnis.com 25 Oktober 2020  |  19:58 WIB
Sejumlah pengendara melintasi Jalan Palarik Aia Pacah Kota Padang Sumatra Barat tanpa menggunakan masker ketika sosialisasi protokol kesehatan terpajang di jalan itu. - Bisnis/Noli Hendra
Sejumlah pengendara melintasi Jalan Palarik Aia Pacah Kota Padang Sumatra Barat tanpa menggunakan masker ketika sosialisasi protokol kesehatan terpajang di jalan itu. - Bisnis/Noli Hendra

Bisnis.com, PADANG — Pemerintah Kota Padang, Sumatra Barat, tengah mengupayakan mengubah perilaku masyarakatnya agar patuh terhadap protokol kesehatan mengingat daerah itu masih berada di zona merah Covid-19.

Kepala Satpol PP Kota Padang Alfiadi mengatakan untuk mengubah perilaku masyarakat itu Pemko Padang membentuk sebuah tim yang nantinya bertugas untuk mensosialisasi sekaligus mengajak masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan.

"Kita membentuk tim Duta Perubahan Perilaku (DPP). Melalui tim kita berharap dapat mendorong percepatan perubahan perilaku masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dan perilaku hidup sehat dalam situasi Covid-19 ini," katanya di Padang, Minggu (25/10/2020).

Dia menjelaskan tim Duta Perubahan Perilaku itu berjumlah 25 orang. Sesuai instruksi, mereka bertugas melakukan patroli pengawasan setiap hari.

Bila ditemukan ada warga yang tidak patuh dengan protokol kesehatan, Duta itu nantinya bisa menegur dan mencatat KTP setiap masyarakat yang melanggar protokol kesehatan, serta melakukan sosialisasi 3M kepada seluruh masyarakat di ruang publik.

Menurutnya hal tersebut adalah salah satu upaya Pemerintah Kota Padang dalam melaksanakan percepatan penanganan Covid-19 dan berharap nantinya Kota Padang kembali ke zona hijau.

"Dengan waktu dekat Duta Perubahan Perilaku juga akan dibekali dengan Aplikasi Penanganan Covid-19 oleh Kemendagri untuk melaporkan semua kegiatan dan aktifitas masyarakat, baik yang sudah mengikuti protokol maupun yang tidak mematuhi protokol kesehatan itu sendiri," ucap Alfiadi.

Dikatakannya untuk memutus penyebaran Covid-19 di Kota Padang tidak bisa dilakukan oleh petugas saja, tetapi juga dibutuhkan peran aktif seluruh masyarakat Kota Padang agar benar-benar melaksanakan protokol kesehatan. "Inilah langkah yang tepat yang harus kita lakukan saat ini, mengikuti protokol kesehatan dengan benar," tegas dia.

Selain adanya peran Duta Perubahan Perilaku, jajaran di tingkat kecamatan pun turut aktif melakukan pengawasan terhadap warga yang tidak patuh dengan protokol kesehatan.

Apalagi semenjak adanya Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) diberlakukan, warga diwajibkan mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Masker harus tetap terpasang, jika tidak, siap-siap saja disanksi.

Tim Satgas Covid-19 yang dipimpin Camat Koto Tangah Kota Padang, Magdalena, bersama Kapolsek, Danramil, Satpol PP, Lurah, Forum Anak Nagari, tokoh pemuda, serta ormas, turun ke lokasi keramaian. Tim ini mensosialisasikan kewajiban melaksanakan protokol kesehatan sesuai Perda AKB.

Dalam sosialisasi itu, Tim Satgas Covid-19 Koto Tangah mengingatkan siapa saja untuk mengenakan masker. Kendaraan angkutan kota juga menjadi bidikan. Bahkan juga pengunjung pasar.

Magdalena menyebut, selama empat hari itu cukup banyak warga yang masih belum disiplin. Bahkan ada yang enggan bermasker. Warga yang tidak disiplin kemudian disanksi sosial, membersihkan pasar atau fasilitas umum.

"Kita berada di zona merah. Sudah seharusnya mematuhi protokol kesehatan. Kegiatan ini kita harapkan dapat memberikan efek jera kepada masyarakat yang tidak patuh dengan protokol kesehatan," harap dia. (K56)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

padang Virus Corona
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top