Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Siap-siap, Dana PI 10% Blok Rokan Dipakai untuk Perbaikan Jalan Rusak di Riau

Penjabat Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan anggaran PI 10% yang diterima pemda masih tersedia, dan bakal disiapkan untuk perbaikan infrastruktur.
Proyek perbaikan jalan - Dok. Kementerian PUPR
Proyek perbaikan jalan - Dok. Kementerian PUPR

Bisnis.com, PEKANBARU -- Pemerintah Provinsi Riau menyatakan bahwa Dana Participating Interest (PI) sebesar 10% yang diterima dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) WK Rokan, bakal digunakan untuk penanganan pascabanjir dan perbaikan jalan rusak di berbagai kabupaten dan kota di Riau.

Penjabat Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan anggaran PI 10% yang diterima pemda masih tersedia, dan bakal disiapkan untuk perbaikan infrastruktur.

"Uang dari PI 10% PHR WK Rokan masih tersedia dan akan kami gunakan untuk penanganan pasca banjir. Dana PI ini juga telah kami kirimkan ke kabupaten dan kota. Harapan kami nantinya dapat membantu menyelesaikan permasalahan mendesak pasca banjir," ungkapnya, Jumat (1/3/2024).

Menurutnya bencana banjir di Provinsi Riau beberapa waktu lalu, telah menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur, terutama jalan-jalan di berbagai daerah. 

Hariyanto menekankan perlunya perbaikan segera terhadap kerusakan jalan tersebut, agar aktivitas masyarakat tidak terhambat dan lalu lintas dapat berjalan lancar.

"Kami akan fokus memperbaiki jalan-jalan yang rusak akibat banjir ini. Kami juga akan melakukan pergeseran anggaran untuk memprioritaskan perbaikan infrastruktur, terutama jalan rusak di Kota Pekanbaru dan kabupaten kota lainnya di Riau," jelasnya.

Selain itu, dia menginstruksikan Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru untuk segera mengadakan rapat bersama dengan Dinas PUPR Provinsi Riau, guna merencanakan dan melaksanakan perbaikan jalan dengan cepat.

"Dukungan dan kerja sama dari kabupaten kota sangat dibutuhkan agar kita dapat menangani masalah ini dengan baik. Mari bersama-sama memulihkan kondisi pasca banjir di Riau," pungkasnya.

Adapun dana PI 10% WK Rokan telah diterima oleh BUMD Riau Petroleum pada Desember 2023 lalu, dengan nilai sekitar Rp3,5 triliun. Dari anggaran itu, besaran pembagian kepada masing-masing pemda yaitu pertama, untuk Pemprov Riau sebesar 50%, lalu sisanya ke pemda kabupaten kota melalui penyaluran ke BUMD masing-masing daerah.

Kabupaten Bengkalis mendapatkan 17% dan disalurkan ke BUMD Bumi Laksamana Jaya. Lalu disusul oleh Rokan Hilir dengan besaran 15% disalurkan ke PD Sarana Pembangunan Rohil, kemudian ke Kabupaten Siak, disalurkan ke PT Siak Pertambangan Energi sebesar 12%.

Selanjutnya adalah Kampar disalurkan ke PD Kampar Aneka Karya sebesar 5%, dan terakhir ke Rokan Hulu disalurkan ke Perumda Rokan Hulu Jaya sebesar 1%.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Arif Gunawan
Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper