Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Tingkatkan Ekonomi Lokal, Kampar Pakai Dana PI 10% ke Pengembangan Pariwisata

Dana PI 10% yang diterima Kabupaten Kampar, memiliki dampak positif dalam upaya pengembangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Pemkab Kampar telah menunjuk PD Kampar Aneka Karya, yang memiliki core bisnis di sektor pariwisata, terutama Stanum Bangkinang sebagai penerima dana PI 10% dari Blok Rokan.
Pemkab Kampar telah menunjuk PD Kampar Aneka Karya, yang memiliki core bisnis di sektor pariwisata, terutama Stanum Bangkinang sebagai penerima dana PI 10% dari Blok Rokan.

Bisnis.com, PEKANBARU -- Pemerintah Kabupaten Kampar memanfaatkan dana participating interest (PI) 10% yang diterima dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) untuk mendorong perkembangan ekonomi lokal khususnya di bidang pariwisata.

Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar Suhermi menyampaikan bahwa dana PI 10% yang diterima Kabupaten Kampar, memiliki dampak positif dalam upaya pengembangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Dia menyebutkan Pemkab Kampar telah menunjuk PD Kampar Aneka Karya, yang memiliki core bisnis di sektor pariwisata, terutama Stanum Bangkinang sebagai penerima dana PI 10% dari Blok Rokan.

"Penggunaan PI 10% ini, jika dilihat dari sisi esensinya, adalah bagaimana membesarkan BUMD melalui kerja sama antar perusahaan daerah yaitu PT Riau Petroleum di tingkat provinsi. Nah, PD Kampar Aneka Karya ini memiliki bisnis inti di sektor pariwisata, yaitu mengelola Stanum Bangkinang. Dengan mendapatkan PI ini, penggunaan utamanya adalah mengembangkan obyek wisata Stanum sebagai sentra pengembangan ekonomi daerah," ungkapnya, Senin (26/2/2024).

Dia menjelaskan setelah menerima dana PI 10% Blok Rokan di akhir tahun lalu, pemkab Kampar bersama perusahaan daerah telah aktif membahas dan melakukan rapat terkait bagaimana arah pengelolaan anggaran tersebut, untuk mendorong ekonomi lokal termasuk penyerapan tenaga kerja dan mengembangkan UMKM.

Dari hasil rapat pemda dan BUMD nantinya, akan ditentukan berapa biaya investasi yang diperlukan untuk mengembangkan Stanum, sehingga dapat menjadi salah satu tujuan utama wisatawan saat berkunjung ke Kampar.

Investasi itu nantinya digunakan untuk merehabilitasi fasilitas yang telah ada, seperti penginapan dan lainnya sehingga sesuai standar obyek wisata yang ada di tempat lain. Kemudian juga bakal disiapkan wahana menarik agar kunjungan tamu semakin meningkat di masa mendatang.

"Dari hitungan investasi yang akan dikeluarkan itu, harapannya jumlah pengunjung meningkat sehingga BUMD menjadi mandiri dan mampu membiayai operasional perusahaan dari laba bisnis yang dijalankan," ujarnya.

Adapun objek wisata Stanum Bangkinang memiliki sejumlah fasilitas seperti kolam renang serta penginapan untuk tamu. Lokasinya memiliki luas sekitar 17 hektare, dan berjarak sekitar 5 kilometer dari gerbang tol Bangkinang-Pekanbaru.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Arif Gunawan
Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper