Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Program MBG Telah Menjangkau 4.602 Pelajar Diberbagai Desa di Solok Selatan Sumbar

Program Makan Bergizi (MBG) di Solok Selatan, Sumbar, telah menjangkau 4.602 pelajar di 20 sekolah dengan distribusi dari dua SPPG.
Presiden Prabowo Subianto mengunjungi SDN Kedung Jaya 1 Bogor, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, untuk meninjau langsung pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) pada Senin, 10 Februari 2025. Dok Setpres RI
Presiden Prabowo Subianto mengunjungi SDN Kedung Jaya 1 Bogor, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, untuk meninjau langsung pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) pada Senin, 10 Februari 2025. Dok Setpres RI

Bisnis.com, PADANG ARO - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat, mencatat program makan bergizi gratis (MBG) telah menjangkau 4.602 pelajar dari 20 unit sekolah yang ada di daerah itu.

Sekretaris Daerah Solok Selatan, Syamsurizaldi mengatakan 20 unit sekolah yang sudah mendapatkan distribusi dari program MBG itu mulai dari TK, SD, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA. Kemudian distribusi makanan untuk MBG ini datang dari dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yakni di Kecamatan Sungai Pagu dan Kecamatan Sangir.

"Sudah mulai dari Senin pekan ini dan didistribusikan dari dua SPPG, di Pulakek Koto Baru di Kecamatan Sungai Pagu dan Bukit Patanahan Kecamatan Sangir," katanya dalam keterangan resmi, Kamis (28/8/2025).

Dia menjelaskan adapun menu yang disediakan untuk MBG ini beragam dan dinilai telah memenuhi standar gizi sesuai dengan arahan dan pemantauan langsung dari Badan Gizi Nasional (BGN) melalui stafnya yang ditempatkan langsung di tiap SPPG. 

"Contohnya saja menu hari ini, para siswa diberikan lauk seperti telur, sayur, dan buah untuk pendamping nasi sebagai sumber karbohidrat, disamping juga diberikan susu," ujarnya.

Menurutnya dalam waktu dekat akan ada dua SPPG lagi yang akan mulai beroperasi, di Kecamatan Sangir dan Kecamatan Sangir Jujuan. Sehingga akan lebih banyak lagi pelajar yang akan ikut merasakan program dari pemerintah pusat ini.

Oleh karena itu, dia juga menghimbau bagi masyarakat Solok Selatan, dan tak tertutup kepada para perantau untuk ikut menyukseskan program ini dengan mendaftarkan diri sebagai penyelenggara SPPG.

Hal ini dikarenakan untuk mencakup seluruh wilayah Solok Selatan dan menyasar seluruh pelajar, hingga balita dan ibu hamil diperkirakan akan membutuhkan 17 hingga 20 SPPG.

Dimana untuk pembangunan SPPG ini kan dilakukan oleh pihak ketiga, diverifikasi langsung oleh BGN. Artinya, untuk kesiapan sarana, operasional semuanya dilakukan oleh BGN. Sedangkan pemerintah kabupaten memberikan data sasarannya saja. 

"Jadi kami mengajak masyarakat yang berminat untuk ikut menyukseskan program ini," tutupnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro