Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Investasi di Sumut, Kapolda Jamin Keamanan Pengusaha

Kapolda Sumut menjamin pengusaha akan bebas dari aksi premanisme saat berinvestasi di Sumatra Utara.
Seminar Sumut Economic Outlook 2024 (SEO 2024) dengan tema “Menjaga Momentum Pertumbuhan Bisnis & Investasi” di Hotel JW Marriott
Seminar Sumut Economic Outlook 2024 (SEO 2024) dengan tema “Menjaga Momentum Pertumbuhan Bisnis & Investasi” di Hotel JW Marriott

Bisnis.com, MEDAN – Kepolisian Daerah Sumatra Utara mengimbau kepada kalangan pengusaha dan investor supaya tidak perlu ragu berinvestasi di Sumut karena pihaknya menjamin keamanan investasi dari tekanan premanisme dan pemalakan.

Jaminan keamanan itu termasuk menghadapi tahun politik 2024 yang akan menjalani pesta demokrasi pemilu untuk pemilihan presiden dan legislatif.

Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan jaminan keamanan itu terlihat dari keberhasilan Polda Sumut dalam menurunkan jumlah kejadian pelanggaran hukum dari 300 kasus per hari menjadi 200an kasus per hari. 

“Kondisi Kamtibmas semakin baik dan tertib di Sumut. Tadi saya cek, jumlah kejadian pelanggaran hukum sudah bisa ditekan jadi 200 kejadian saja per hari. Saya menargetkan jumlah itu menurunkan lagi sampai hingga di angka 100an kejadian saja di akhir tahun 2024 ini. Ini jaminan kami untuk para investor dan pengusaha yang ingin berinvestasi di Sumut,” ujar Kapolda dalam seminar Sumut Economic Outlook 2024 (SEO 2024) dengan tema “Menjaga Momentum Pertumbuhan Bisnis & Investasi” di Hotel JW Marriott, Medan, Selasa (16/1/2024).

Seminar tersebut diselenggarakan oleh harian Bisnis Indonesia dan Bisnis.com yang dihadiri oleh pelaku bisnis dari kalangan pengusaha, pengurus asosiasi dunia usaha, pimpinan perusahaan, pimpinan lembaga pemerintahan dan badan regulator, termasuk sektor UMKM serta kalangan dari perguruan tinggi di Medan.

Agung menjanjikan Sumut sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di tanah air menjadi lokasi yang aman dan menarik untuk berinvestasi sehingga bisa mendorong kesejahteraan bagi masyarakat.

Menurutnya, semua pemangku kepentingan, seperti pemerintahan daerah dan kepolisian harus memiliki perspektif yang membangun citra baik bagi perkembangan bisnis dan investasi di Sumut.

Dalam kesempatan yang sama, IGP Wira Kusuma, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kanwil Sumut, memperkirakan pertumbuhan ekonomi Sumut pada 2024 berkisar pada angka 4,5%-5,3% atau naik dibandingkan perkiraan realisasi tahun penuh 2023 yang ada pada kisaran 4,3%-5,1%.

Menurutnya, peningkatkan pertumbuhan itu didorong oleh empat faktor, yaitu optimisme permintaan domestik yang tetap kuat, penyelenggaraan Pemilu 2024 dan PON di Sumut. Kemudian, berlanjutnya program perlindungan sosial Pemerintah, prospek investasi Sumut yang tetap kuat di tengah perlambatan ekonomi global, dan permintaan sawit domestik yang tetap tinggi seiring berlanjutnya program hilirisasi industri B35 dan B40.

Akan tetapi, Wira mengingatkan ada faktor risiko yang harus diwaspadai, yaitu dampak el Nino moderat terhadap sektor pertanian, perekonomian negara mitra dagang a.l. Tiongkok yang belum pulih hingga pembatalan beberapa proyek PSN 2024. 

Dia menilai hal terkait resiko ini perlu diantisipasi oleh pelaku bisnis dan oleh pemerintahan daerah sendiri supaya dampaknya bisa tertangani dengan baik. (K68) 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper