Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bulan Mutu Karantina 2022, SKIPM Padang Dorong Masyarakat Konsumsi Ikan Sehat

Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Padang, Sumatra Barat, mendorong masyarakat untuk tetap memperhatikan kualitas ikan sebelum dikonsumsi.
Noli Hendra
Noli Hendra - Bisnis.com 13 April 2022  |  17:51 WIB
Bulan Mutu Karantina 2022, SKIPM Padang Dorong Masyarakat Konsumsi Ikan Sehat
Anggota DPR RI Komisi IV Hermanto (kedua kiri)menyerahkan paket fillet ikan tuna kepada salah seorang warga yang turut didampingi oleh Kepala SKIPM Padang Abdur Rohman (kanan) dan disaksikan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatra Barat Desniarti (kiri) dalam kegiatan Bulan Mutu Karantina (BMK) Tahun 2022 di Kantor SKIPM Padang, Rabu (13/4/2022). - Bisnis/Noli Hendra
Bagikan

Bisnis.com, PADANG - Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Padang, Sumatra Barat, mendorong masyarakat untuk tetap memperhatikan kualitas ikan sebelum dikonsumsi.

Kepala SKIPM Padang Abdur Rohman mengatakan di Sumbar yang memiliki hasil laut yang begitu kaya dan sudah menjadi salah daerah pengekspor ikan tuna, kerapu, lobster, dan komoditas perikanan lainnya ke berbagai negara, penting pula untuk mengedepankan mutu.

"Hasil tangkap di Sumbar ini banyak yang telah ekspor. Masyarakat yang telah berada di Sumbar sendiri, kami harapkan jangan sampai mengabaikan soal mutu ikan yang hendak dikonsumsi," katanya usai menyelenggarakan kegiatan Bulan Mutu Karantina (BMK) Tahun 2022 di Kantor SKIPM Padang, Rabu (13/4/2022).

Untuk itu dalam BMK 2022 ini, dijadikan sebagai momen media sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang ikan sehat dan bermutu.

Sebagai bentuk edukasinya itu, BMK 2022 ini menyalurkan 700 paket 700 paket berupa fillet ikan tuna yang berasal dari Unit Pengolahan Ikan (UPI) yang berada di Sumbar.

"700 paket itu merupakan ikan tuna yang sehat dan bermutu. Secara tidak langsung, selain kita telah membantu masyarakat mendapatkan ikan yang sehat, kita juga telah memberikan edukasi tentang ikan bermutu tersebut," ujar Rohman.

Dia menjelaskan 700 paket itu disebar ke daerah-daerah darat yang terbilang cukup jarang mendapatkan ikan yang bermutu.

Daerah-daerah itu terdapat di 8 kabupaten dan kota yang ada di Sumbar, yaitu di Kota Padang 250 paket, Kota Solok 50 paket, Kota Sawahlunto 50 paket, Kota Padang Panjang 50 paket, Kabupaten Solok Selatan 75 paket, Kabupaten Sijunjung 75 paket, Kabupaten Tanah Datar 75 paket dan Kabupaten Solok 75 paket.

Sementara itu di kesempatan yang sama, Anggota DPR RI Komisi IV Hermanto menyebutkan dengan adanya kegiatan BMK itu, dengan harapan bahwa masyarakat teredukasi tentang pentingnya penjaminan mutu ikan sebelum dikonsumsi.

"Sinergi antar instansi juga perlu, sehingga peningkatan mutu dan kebutuhan pangan rakyat dapat terpenuhi dengan baik," jelasnya.

Untuk mendorong peningkatan mutu itu, Hermanto mengaku telah cukup sering turun ke para nelayan untuk menyalurkan bantuan berupa alat tangkap yang ramah lingkungan, serta mesin untuk nelayan tradisional.

"Saya DPR RI berharap dengan adanya potensi laut yang begitu besar di Sumbar ini, jangan sampai masyarakatnya malah tidak bisa menikmati ikan yang bermutu. Makanya saya cukup intens turun menemui para nelayan, sekaligus memberikan bantuan," sebutnya.

Menurutnya mengedukasi masyarakat soal memperhatikan ikan sehat dan bermutu itu tidak selesai dari SKIPM saja, tapi perlu bekerja sama, berkolaborasi.

"Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar maupun kabupaten dan kota harus turut bergerak mensosialisasikan ikan bermutu itu kepada masyarakat," ujarnya.

Hermanto menyatakan dengan dikonsumsinya ikan sehat oleh masyarakat, maka rasa sehat untuk juga akan dirasakan bagi tubuh. Apalagi manfaat konsumsi ikan itu sangat banyak. "Semoga upaya mengedukasi masyarakat soal mutu ikan ini berbuah manis," harapnya. (k56).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

karantina konsumsi ikan
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top