Sumsel akan Bangun Museum dan Akademi Kopi

Pemprov Sumatra Selatan berencana membangun museum kopi dan akademi kopi di Kota Palembang sebagai upaya pengembangan komoditas tersebut.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 29 April 2019  |  16:52 WIB

Bisnis.com, PALEMBANG – Pemprov Sumatra Selatan berencana membangun museum kopi dan akademi kopi di Kota Palembang sebagai upaya pengembangan komoditas tersebut.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan museum kopi yang digagasnya tersebut akan menempati gedung Museum Tekstil atau eks gedung BP7 di Jalan Diponegoro Palembang.

“Kita punya cagar budaya museum tekstil, yang kita akan buat itu sebagai museum kopi tanpa mengabaikan fungsi sebelumnya dan berikut kafe-kafenya. Di sana nanti menjadi etalase kopi Sriwijaya, pengunjung bisa melihat bagaimana kopi dibikin, ditanam, dipanen juga orang akan langsung menikmati cita rasa kopi tersebut,” katanya, Senin (29/4/2019).

Deru memaparkan kopi menjadi salah satu ikon Provinsi Sumsel maka secara bertahap pula kopi dari Provinsi Sumsel akan di ekspor melalui pintu gerbang Sumsel yakni di Pelabuhan Tanjung Api-Api.

“Itu tentu akan menambah devisa untuk kita, salah satu ikon harus menjadi kebanggaan bagi masyarakat,kepala daerah yang teribat langsung dalam produksi kopi ini bukan hanya meningkatkan produksi saja, tetapi juga melalui  sentuhan-sentuhan insetifikasi, ekstensifikasi pasca panennya,” ujarnya.

Dia melanjutkan terkait akademi kopi, pemprov segera mengirim surat ke Kementerian Riset, Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, untuk pengajuan pusat pelatihan dan pendidikan komoditas tersebut.

“Ini [akademi kopi] bakal jadi pertama di Indonesia, saya ingin kopi jangan hanya dibuat parsial tetapi menjadi industri perkopian,” katanya.

Sebelumnya, Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi mengatakan, kopi merupakan komoditas yang memiliki potensi ekspor tinggi. Pihaknya mencatat konsumsi kopi dunia pada tahun 2015 sebesar 2,9 juta ton. 

Sementara Indonesia merupakan produsen kopi ke-4 terbesar di dunia, denga urutan Brazil, Vietnam, Kolombia, kemudian Indonesia. Ekspor kopi Indonesia memiliki pangsa 13,9%  terhadap total ekspor di sektor pertanian,perikanan dan kehutanan.

Sumsel tercatat sebagai provinsi penghasil kopi terbesar Indonesia. Luas tanaman kopi di provinsi itu mencapai 249.418 hektare, di mana banyak berada di Kabupaten OKU Selatan, Kabupaten Empat Lawang, Lahat, Muara Enim dan Kota Pagaralam. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sumsel, kopi

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top