17 Wisatawan Terjebak di Pulau Angso Akibat Cuaca Berhasil Dievakuasi

17 wisatawan terjebak di pulau dari Pemko Pariaman telah diinapkan di Pulau Angso Duo dan mereka sulit untuk kembali karena cuaca buruk.
Suasana evakuasi 17 wisatawan yang terjebak di Pulau Angso Duo, Kota Pariaman, Sumatra Barat/istimewa
Suasana evakuasi 17 wisatawan yang terjebak di Pulau Angso Duo, Kota Pariaman, Sumatra Barat/istimewa

Bisnis.com, PARIAMAN — Pemerintah Kota Pariaman, Sumatra Barat, menyatakan 17 wisatawan yang terjebak di Pulau Angso Duo pada Senin (23/1) kemarin telah berhasil dievakuasi pada hari Selasa (24/1) ini.

Wali Kota Pariaman Genius Umar mengatakan akibat cuaca ekstrem yang terjadi kemarin, membuat 17 wisatawan tidak bisa kembali ke tepian Pantai Gandoriah dari Pulau Angso Duo. Mereka merupakan wisatawan asal Pekanbaru, Riau, dan juga wisatawan dari berbagai daerah di Sumbar.

"Iya, 17 wisatawan sempat terjebak di Pulau Angso Duo. Alhamdulilah pada hari ini telah berhasil dievakuasi ke daratan," katanya, Selasa (24/1/2023).

Kendati 17 wisatawan terjebak di pulau, dari Pemko Pariaman telah diinapkan di Pulau Angso Duo. Mereka sulit untuk kembali, karena cuaca buruk, hujan lebat dan badai, yang terjadi hingga malam hari.

Genius menyebutkan terjebaknya wisatawan di Pulau Angso Duo bukanlah hal yang pertama kali terjadi. Mengingat dulu juga ada wisatawan yang juga terjebak, dengan persoalan yang sama yakni cuaca buruk.

"Makanya kita menyiapkan penginapan di pulau itu. Jadi bila ada wisatawan yang tidak bisa kembali, kita layani dengan baik di pulau itu melalui penginapan yang telah kita siapkan," ujarnya.

Dari 17 wisatawan itu, terdapat 8 orang wisatawan asal Pekanbaru, dan 9 orang warga sekitaran Sumatera Barat, Padang dan Kabupaten Padang Pariaman.

Salah seorang wisatawan asal Pekanbaru, Roni, mengatakan, beruntung ada penginapan yang disediakan di Pulau Angso Duo itu, sehingga kondisi tidak terlalu khawatir, meski tidak bisa kembali tepi pantai Gandoriah.

"Kami diberikan konsumsi yang baik selama terjebak di pulau," sebutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper