Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Riau Cabut Status Siaga Darurat Karhutla

Selain sudah memasuki musim hujan, saat ini lima kabupaten/kota di Riau juga telah menetapkan status siaga darurat banjir.
Mobil damkar siaga di lokasi karhutla di Desa Tembeling, Bintan, Kepulauan Riau, Sabtu (6/3/2021)./Antara-Ogen
Mobil damkar siaga di lokasi karhutla di Desa Tembeling, Bintan, Kepulauan Riau, Sabtu (6/3/2021)./Antara-Ogen

Bisnis.com, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau resmi mencabut status siaga darurat Karhutla di Riau pada 30 November 2022. Pencabutan status siaga darurat Karhutla di Riau tersebut karena saat ini di Riau sudah memasuki musim hujan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edy Afrizal mengatakan, selain sudah memasuki musim hujan, saat ini lima kabupaten/kota di Riau juga telah menetapkan status siaga darurat banjir mengingat curah hujan di Riau saat ini terus meningkat.

"Status siaga darurat Karhutla di Riau per 30 November 2022 sudah resmi dicabut atau berakhir," ujarnya, Rabu (30/11/2022).

Lebih lanjut dikatakannya, berdasarkan prediksi dari pihak BMKG, untuk tahun depan terkait cuaca mengalami ketidakpastian. Dengan artian pada musim kemarau bisa saja terjadi hujan, atau sebaliknya.

Karena itu pihaknya diminta untuk hati-hati, dari analisa BMKG kemungkinan musim panas dimulai Maret 2023. Kemungkinan tahun depan untuk penetapan status siaga darurat Karhutla di Riau ditetapkan pada Maret tersebut.

BPBD Riau saat ini juga sudah menyiagakan personel dan peralatan untuk membantu masyarakat jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Hal ini disiapkan sebagai bentuk antisipasi adanya potensi cuaca ekstrem di wilayah Provinsi Riau.

Menyikapi kondisi cuaca saat ini, pihaknya sudah menyampaikan kepada BPBD kabupaten/kota untuk siap siaga. Karena saat ini sudah terjadi peralihan musim dari kemarau ke penghujan. Sehingga BPBD kabupaten kota diminta meningkatkan kewaspadaan.

"‎Kami sudah sampaikan ke BPBD Kabupaten/Kota, agar semua peralatan dan personel termasuk logistik, semua disiapkan. Kalau memerlukan bantuan segera laporkan kepada kami."


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Arif Gunawan
Editor : Miftahul Ulum

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper