Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Usai Apkasi Otonomi Expo 2021, Sumbar Berharap Investor Menanamkan Modal ke Ranah Minang

Kepala DPMPTSP Sumatra Barat Maswar Dedi mengatakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) itu telah memberikan kesempatan bagi untuk mempromosikan investasi daerah.
Noli Hendra
Noli Hendra - Bisnis.com 27 Oktober 2021  |  17:37 WIB
Warga menikmati matahari terbenam di Kota Pandang namun sejumlah orang belum patuh protokol kesehatan menggunakan masker. - Bisnis/Noli Hendra
Warga menikmati matahari terbenam di Kota Pandang namun sejumlah orang belum patuh protokol kesehatan menggunakan masker. - Bisnis/Noli Hendra

Bisnis.com, PADANG - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumatra Barat memanfaatkan sebaik mungkin kegiatan Apkasi Otonomi Expo 2021 yang baru saja selesai diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC) 20-22 Oktober 2021.

Kepala DPMPTSP Sumatra Barat Maswar Dedi mengatakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) itu telah memberikan kesempatan bagi untuk mempromosikan investasi daerah.

"Even-even seperti Apkasi Otonomi Expo 2021 adalah event yang sangat bagus. Dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, jarang sekali bisa mendapat kesempatan promosi investasi daerah langsung ke Jakarta," katanya kepada Bisnis di Padang, Rabu (27/10/2021).

Dedi menyebutkan pada kegiatan Apkasi Otonomi Expo 2021 itu ada lima sektor yang dipromosikan, seperti pakan ternak, produksi perikanan tangkap dan budidaya, pembangkit listrik tenaga mikrohidro, agrowisata, serta industri hilir kelapa sawit dan karet.

Sementara dari Sumbar ada sejumlah sektor yang dipromosikan di kesempatan kegiatan itu, seperti gambir, karet, dan pembangkit listrik tenaga mikrohidro.

"Kita tentunya berharap dengan adanya kegiatan itu, ada balasan atau tanggapan balik dari para investor untuk berinvestasi ke Sumbar," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Promosi Penanaman Modal, DPMPTSP Sumbar, Alrifjon, mengatakan, pada kegiatan Apkasi Otonomi Expo 2021 itu ada 4 kabupaten di Sumbar yang berkesempatan hadir langsung ke Jakarta.

Seperti Kabupaten Dharmasraya, Sijunjung, Tanah Datar, dan Kabupaten Limapuluh Kota. Masing-masing daerah ini membawa sejumlah potensi investasi yang ditawarkan kepada pengunjung atau investor yang datang langsung ke stand yang 4 kabupaten di Sumbar itu.

"Untuk Dharmasraya dan Sijunjung ini potensi investasi yang ditawarkan itu karet. Kabupaten Limapuluh Kota komoditi gambir, dan Tanah Datar pembangkit listrik tenaga mikrohidro," jelasnya.

Alrifjon menambahkan untuk potensi investasi yang dibawa oleh 4 daerah di Sumbar itu, memang terbilang cukup besar. Seperti karet, memang produksi karet di Sumbar cukup besar, bagi daerah Dharmasraya dan Sijunjung.

Begitu juga untuk komoditi gambir, di Limapuluh Kota itu dapat dikatakan menjadi daerah yang menghasilkan komoditi gambir yang berkualitas bagus. Lalu untuk Tanah Datar yang ditawari itu pembangkit listrik tenaga mikrohidro, juga memiliki potensi yang bagus untuk dikelolah oleh para investor.

Menurutnya, agar promosi itu bisa ditanggapi dalam kesempatan yang berbeda, maka dalam setiap brosur atau perlengkapan lainnya yang diberikan kepada setiap pengunjung yang datang ke stand promosi investasi tersebut, turut menyertai no telepon/email yang bisa dihubungi oleh investor, bila berminat untuk menanamkan modal ke di Sumbar.

"Seperti yang disampaikan pak Kadis, kita berharap ada respon yang baik dari investor dari kegiatan itu untuk menanamkan modalnya ke Sumbar," sebut Alrifjon.

Dia juga berharap dengan telah melandainya kondisi pandemi Covid-19 jelang akhir tahun 2021 ini, semoga di tahun 2022 mendatang, kondisi bisa lebih baik, sehingga dapat memberikan dampak kepada dunia investasi di Sumbar maupun secara nasional. (k56)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi sumbar
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top