Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Gapkindo Sumsel Minta Pabrik Tetap Terima Karet dari Semua Area

Pasalnya, salah satu pabrik karet di Palembang menolak suplai dari Prabumulih lantaran kota itu telah ditetapkan sebagai zona merah Covid-19.
Petani memanen getah karet di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (31/1/2020). Dampak wabah virus corona, harga karet di Sumatera Selatan mengalami penurunan dari Rp17.151 per kilogram menjadi Rp14.950 per kilogram untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen atau turun 12,8 persen sejak 20 Januari lalu. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Petani memanen getah karet di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (31/1/2020). Dampak wabah virus corona, harga karet di Sumatera Selatan mengalami penurunan dari Rp17.151 per kilogram menjadi Rp14.950 per kilogram untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen atau turun 12,8 persen sejak 20 Januari lalu. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Bisnis.com, PALEMBANG – Gabungan Pengusaha Karet Indonesia atau Gapkindo Sumatra Selatan mengimbau pabrik karet tetap membeli bahan baku dari semua daerah, tanpa terkecuali.

Imbauan tersebut diserukan menyusul adanya salah satu pabrik karet di Palembang yang menolak suplai dari Prabumulih lantaran kota itu telah ditetapkan sebagai zona merah Covid-19.

“Kami mengimbau anggota [pabrik] tetap membeli karet dari daerah manapun,” katanya kepada Bisnis, Selasa (7/4/2020).

Namun demikian, kata Alex, pabrik karet tetap harus waspada dan memperketat pengawasan terhadap kendaraan-kendaraan yang masuk ke pabrik.

Menurut dia, pemilik pabrik yang menolak karet dari Prabumulih tersebut mengaku mengambil langkah tersebut karena para pegawai mulai takut.

“Mereka serba salah karena staf pembelian bokar [bahan olah karet] takut sampai ada yang mau berhenti kerja,” katanya.

Diketahui, sebelumnya salah satu pabrik karet di Palembang menolak pasokan karet dari Kota Prabumulih lantaran daerah itu sudah dinyatakan zona merah Covid-19.

Dari pengumuman yang diberikan sumber Bisnis, pabrik yang berlokasi di Jalan Pangeran Sido Ing Kenayan, Karang Anyar, Kecamatan Gandus, Kota Palembang, Sumatera Selatan, tersebut tidak bisa menerima supplier (pemasok) dari Kota Prabumulih dengan pertimbangan zona merah corona.

“Khusus kepada supplier asal Prabumulih, untuk sementara ini kami mohon maaaf tidak bisa menerima [suplai]. Kami akan menginformasikan kembali apabila area tersebut sudah dinyatakan steril.” 

Pengumuman tersebut juga menunjukkan bahwa langkah itu diambil untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 dan memberikan perlindungan kepada karyawan pabrik.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dinda Wulandari
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper