Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PDAM Pangkalpinang Berburu 1.500 Pelanggan Baru

PDAM Pangkalpinang ditargetkan penambahan 1.500 pelanggan baru.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 13 Januari 2020  |  17:57 WIB
Karyawan PDAM Tirta Pinang melayani seorang pelanggan baru di Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung. - Antara/Eko S. R.
Karyawan PDAM Tirta Pinang melayani seorang pelanggan baru di Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung. - Antara/Eko S. R.

Bisnis.com, PANGKALPINANG – Perusahaan Daerah Air Minum Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menargetkan penambahan 1.500 pelanggan baru untuk meningkatkan pelayanan penyediaan air bersih kepada masyarakat.

"Kami targetkan bisa tambah 1.500 pelanggan baru sehingga jumlah keseluruhan menjadi 3.000 pelanggan, namun tergat tersebut tetap dibarengi dengn peningkatan kualitas dan kuantitas bahan baku yang ada," kata Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil di Pangkalpinang pada Senin (13/1/2020).

Untuk mewujudkan target tersebut, dia meminta manajemen PDAM Tirta Pinang Pangkalpinang untuk meningkatkan kinerja dan memperbaiki manajemen agar mampu memenuhi harapan masyarakat.

Menurut dia, target penambahan pelanggan merupakan sebuah tantangan yang cukup realistis seiring permintaan masyarakat yang semakin banyak akan kebutuhan air bersih.

"Kami dukung penuh PDAM agar terus berkembang, saat ini juga sudah disiapkan untuk pengadaan embung baru sebagai penyedia air baku," ujarnya.

Menurut dia, rencana pembangunan embung baru itu merupakan salah satu dukungan pemkot agar perusahaan daerah itu semakin berkembang.

"Kami juga mewajibkan para investor baru di Pangkalpinang menjadi pelanggan PDAM Tirta Pinang," kata Maulan.

Guna meningkatkan kualitas air bersih, PDAM Tirta Pinang selalu melakukan uji laboratorium rutin setiap bulan.

"Lima sample kami uji per bulan dan sampai saat ini hasilnya sesuai standar air minum," kata Direktur PDAM Tirta Pinang Juniar Nantjik.

Uji laboratorium rutin dilakukan untuk menghapus masa lalu air yang dihasilkan yang dianggap kurang layak untuk dikonsumsi.

"Dahulu air PDAM hanya untuk mandi, namun saat ini sudah sudah layak konsumsi, dengan catatan harus dimasak terlebih dahulu," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pdam pangkalpinang

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top