Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

OJK Targetkan Sumut Punya 5 Emiten Baru di 2020

Otoritas Jasa Keuangan terus mendorong potensi-potensi calon emiten di Sumatra Utara.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 10 Desember 2019  |  14:49 WIB
Karyawan berada di depan papan elektronik yang menampilkan harga saham. - Bisnis/Abdullah Azzam
Karyawan berada di depan papan elektronik yang menampilkan harga saham. - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, MEDAN — Otoritas Jasa Keuangan terus mendorong potensi-potensi calon emiten di Sumatra Utara. Pada 2020, ditargetkan Sumut dapat mencetak paling tidak lima emiten baru.

Kepala OJK Regional V Sumbagut Yusup Ansori mengatakan otoritas bersama dengan PT Bursa Efek Indonesia Perwakilan Sumut secara reguler melakukan sosialisasi untuk menggali potensi calon emiten. OJK menargetkan Sumut bisa menambah lima emiten baru pada 2020.

Knedati begitu, dia belum menyebutkan secara spesifik sektor perusahaan-perusahaan yang diharapkan bisa listing di bursa atau Initial Public Offering (IPO) tahun depan, lanjutnya, Sumut diyakini memiliki kans besar untuk merealisasikannya.

“OJK sudah bertemu dengan calon-calon emiten tersebut. Tentu kita harapkan mereka bisa IPO tahun depan. OJK juga akan terus mendorong untuk mencapai 5 emiten baru,” katanya saat ditemui Bisnis dikutip Selasa (10/12/2019).

Dia mengatakan target lima emiten sebenarnya merupakan jumlah minimal yang harus direalisasikan. Karena itu sudah ditetapkan dari pusat.

Pada pertemuan dengan calon emiten baru, ada 11-12 perusahaan di Sumut yang berpotensi untuk IPO. Jumlah ini sebenarnya yang didorong untuk listing. Pihaknya bekerjasama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Medan untuk memonitor perkembangan calon-calon emiten ini. Dari BEI sendiri, kata Yusup, memberikan edukasi kepada perusahaan-perusahaan itu apa keuntungannya jika mereka IPO.

“Jadi diberikan contoh-contoh perusahaan yang sukses setelah IPO. Itu dari bursa efek. Kita sama-sama dari bursa efek mendorong itu. Tentu diharapkan target 5 emiten ini bisa terealisasi tahun depan,” katanya.

Berdasarkan data BEI Perwakilan Medan, di Sumut saat ini ada 9 emiten dimana 7 emiten saham dan 2 emiten obligasi.

Sejauh ini, ada dua perusahaan asal Sumut yang telah terdaftar di Bursa untuk emisi obligasi yakni PT Pelindo I dan PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara.

Ada pun, perusahaan yang sudah melakukan penawaran saham perdana yakni PT Toba Pulp Lestari Tbk. (INRU), PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk. (PGLI),PT Bank Mestika Dharma Tbk. (BBMD), PT Ateliers Mecaniques D’Indonesie Tbk. (AMIN), PT Mark Dynamics Indonesia Tbk. (MARK), PT Royal Prima Tbk. (PRIM), dan PT Mahkota Tbk. (MGRO).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emiten sumut
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top