Kepala Daerah di Kepri Diminta Lebih Kreatif Gaet Investasi

Oleh: Sarma Haratua Siregar 06 November 2018 | 19:22 WIB
Kepala Daerah di Kepri Diminta Lebih Kreatif Gaet Investasi
Jembatan Tengku Fisabilillah atau dikenal dengan Jembatan Barelang terlihat dari udara di Batam, Kepulauan Riau, Minggu (9/4/2017)./JIBI-Dwi Prasetya

Bisnis.com, BATAM – Gubernur Kepri Nurdin Basirun minta Pemerintah Kabupaten dan Kota kreatif membuat inovasi untuk menarik investasi masuk. Pertumbuhan investasi yang positif dipercaya mampu menopang pertumbuhan ekonomi Kepri yang masih naik turun.

“Pemkab dan Pemko di seluruh Kepri harus kreatif menarik invesatasi-investasi baru. Sebab industri merupakan salah satu pendorong ekonomi di Kepri," ujarnya.

Ekonomi Kepri sempat tumbuh 4,21% di triwulan pertama tahun ini, kemudian menguat menjadi 4,51% di triwulan kedua. Namun di triwulan ketiga, pertumbuhan ekonomi Kepri mengalami perlambatan, dengan hanya tumbuh 3,74%.

Gubernur menegaskan, pihaknya terus mendorong kemudahan berinvestasi di Kepri dengan implementasi perizinan yang mudah. Selain itu, dia juga meminta pemerintahan di tingkat Kabupaten dan Kota harus jemput bola menggaet investasi masuk.

Perhatian khusus diberikan Gubernur kepada Batam, sebgai kontributor utama ekonomi Kepri. Nurdin terus berupaya agar koordinasi antara BP Batam dan Pemkot Batam berjalan harmonis. Kebijakan investasi yang dikeluarkan oleh keduanya harus sinkron, sehingga kemudahan berusaha di Batam bisa terwujud.

“Batam masih menjadi tujuan utama investasi di Kepri. Kita harus memberikan kenyamanan bagi investor yang sudah ada, atau yang mau masuk,” jelasnya.

Nurdin masih optimis, Kepri mampu menggenjot kinerja perekonomian di sisa akhir tahun ini. Gubernur Kepri menargetkan, pertumbuhan ekonomi Kepri berada di atas pertumbuhan ekonomi Nasional.

Staff Ahli Kepala BP Batam, Panusunan Siregar mengaku sudah memprediksi perlambatan ekonomi Kepri di triwulan ketiga 2018. Karena itu, BP Batam sudah menyusun langkah-langkah, agar ekonomi Batam sebagai penopang ekonomi Kepri tetap tumbuh positif.

“Sejak awal Kepala BP Batam sudah menyarankan semua pemangku kepentingan untuk bersinergi membendung potensi perlambatan ini. Sampai sekarang, BP Batam terus berupaya menjaga pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

Sejumlah upaya yang akan dilakukan selama sisa tahun 2018 adalah mendorong peningkatan dan realisasi investasi di Batam. Baik yang berupa perluasan usaha, maupun proyek-proyek baru. BP Batam akan memberikan kemudahan perizinan dan mengawal setiap investasi yang masuk hingga direalisasikan.

BP Batam juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan aktifitas pariwisata. Peningkatan kunjungan Wisatawan Mancanegara (wisman) akan menjadi salah satu fokus utama BP Batam.

"Tentunya melalui event-event dan program hot deal incentive. Hal ini bisa dilihat dari sektor perhotelan yang tumbuh sebesar 7,28 persen," katanya.

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya