Konstruksi Seksi 4 Tol Kutepat Terkendala Pembebasan Lahan

Pembangunan ruas Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat (Kutepat) Seksi 4 yang menghubungkan Serbelawan-Pematang Siantar terkendala pembebasan lahan.
Gerbang tol tebing tinggi./Ist
Gerbang tol tebing tinggi./Ist

Bisnis.com, MEDAN - Pembangunan ruas Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat (Kutepat) Seksi 4 yang menghubungkan Serbelawan-Pematang Siantar terkendala pembebasan lahan.

Sekretaris Perusahaan PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) Ergy Pramadipta mengatakan, terdapat kurang lebih 47 bidang yang dilalui ruas tol seksi 4 ini dengan status lahan yang belum tuntas.

"Ada sekitar 47 bidang yang mana itu jadi salah satu hambatan kami menyelesaikan konstruksi. Ini juga mungkin terjadi di pembangunan ruas-ruas tol lain di Indonesia," kata Ergy di Medan, Jumat (2/2/2024).

Ergy mengatakan mayoritas kendala pembebasan lahan untuk pembangunan seksi 4 Serbelawan-Pematang Siantar dari Tol Kutepat ini berkaitan dengan tanah garapan eks HGU (hak guna usaha) PTPN. 

Proses penyelesaian status lahan yang panjang disebut Ergy jadi kendala Hamawas untuk menyelesaikan ruas tol yang keberadaannya nanti akan mempermudah akses menuju destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) Danau Toba.

"Prosesnya memang cukup panjang. Kami tidak bisa sendiri. Kami melibatkan stakeholder, pemerintah pusat dan daerah [dalam penyelesaiannya]. Kami menempuh jalur konsinyasi untuk penyelesaian proyek ini," ujar Ergy.

Terkait kelanjutan pembangunan ruas Tol Kutepat Seksi 5 Pematang Siantar-Seribu Dolok (22,3km) dan Seksi 6 Seribu Dolok-Parapat (16,7km) yang merupakan pemerintah, Ergy menyebut semuanya tergantung dari pemerintah.

"Dalam perjanjian jalan tol kami dengan pemerintah, [ruas itu] merupakan ruas dukungan pemerintah di mana pembiayaan untuk konstruksi dan investasi merupakan kewenangan pemerintah, bukan dari kami. Kewajiban kami di perjanjiannya ialah menyiapkan rancangan desainnya," terang Ergy.

Sebelumnya, pembangunan ruas Tol Kutepat seksi 1-4 ditarget rampung akhir 2023. Namun, hingga akhir 2023 baru Seksi 1 Tebing Tinggi-Indrapura sepanjang 20,4km dan Seksi Junction Tebing Tinggi sepanjang 7km yang telah selesai pembangunannya.

Hamawas mentarget pembangunan Seksi 2-4 dari ruas Tol Kutepat yang merupakan prioritas pembangunan ini akan selesai pertengahan 2024. (K68)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Delfi Rismayeti
Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper