Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Meski Belum Ada Kasus, Diskes Pekanbaru Bentuk Tim KLB Hepatitis Akut

Menurutnya sampai saat ini di Pekanbaru masih dalam situasi aman dari penyakit tersebut, dimana untuk penyakit hepatitis akut masih belum ada temuan.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 27 Mei 2022  |  18:29 WIB
Ilustrasi penyakit hepatitis. - Antara
Ilustrasi penyakit hepatitis. - Antara

Bisnis.com, PEKANBARU - Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru menyatakan hingga kini belum ada temuan kasus positif hepatitis akut misterius di Ibu Kota Provinsi Riau tersebut.

Kepala Diskes Pekanbaru Zaini Rizaldy mengatakan kendati belum ditemukan adanya kasus, namun pihaknya telah membentuk tim penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) Hepatitis.

"Jadi kalau seandainya ada kasus hepatitis ini, lalu KLB, tim langsung bergerak," ujarnya Jumat (27/5/2022)

Menurutnya sampai saat ini di Pekanbaru masih dalam situasi aman dari penyakit tersebut, dimana untuk penyakit hepatitis akut masih belum ada temuan. Kemudian saat melakukan konfirmasi ke Diskes provinsi, juga kasusnya belum ada.

Sesuai arahan pemerintah pusat, pemerintah daerah termasuk kabupaten dan kota diminta menyampaikan laporan jika ditemukan adanya penderita Hepatitis. Hal itu disebabkan pemerintah tidak ingin masyarakat panik dengan adanya penyakit ini.

"Ketika ada kasus positif, kami di daerah diminta penyampaian laporannya ataupun publikasinya melalui satu pintu. Tujuannya supaya masyarakat tidak resah," ujarnya.

Dia menambahkan penyakit hepatitis adalah kasus yang disebabkan oleh virus Hepatitis. Namun untuk hepatitis akut itu masih belum jelas jenis hepatitis apa yang tengah mewabah di beberapa negara dunia, karena memang penyakit hepatitis ada beberapa jenis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau hepatitis hepatitis misterius
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top