Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Semen Baturaja Sulap Lahan Bekas Tambang Jadi Habitat Budi Daya Koloni Lebah Trigona

PT Semen Baturaja (Persero) Tbk melakukan reklamasi lahan bekas tambang seluas 30,14 hektare di Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatra Selatan, dengan konsep ekonomi hijau lewat budidaya lebah trigona.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 24 Mei 2022  |  14:58 WIB
Karyawan PT Semen Baturaja (Persero) Tbk memanen madu lebah trigona yang dikembangkan di area reklamasi lahan bekas tambang perseroan di Baturaja, Kabupaten OKU, Sumsel.  - Istimewa
Karyawan PT Semen Baturaja (Persero) Tbk memanen madu lebah trigona yang dikembangkan di area reklamasi lahan bekas tambang perseroan di Baturaja, Kabupaten OKU, Sumsel. - Istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk melakukan reklamasi lahan bekas tambang seluas 30,14 hektare di Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatra Selatan, dengan konsep ekonomi hijau lewat budi daya lebah trigona.

Vice President Mining PT Semen Baturaja (Persero) Tbk Hendri Irawan Manuhutu mengatakan lingkungan bekas tambang emiten berkode SMBR itu mendukung untuk kegiatan ternak lebah.

“Budidaya lebah trigona ini menjadi role mode untuk ekonomi hijau pada area bekas tambang yang tidak ekonomis lagi menjadi penghasil madu dengan nilai ekonomi tinggi,” katanya, Selasa (24/5/2022).

Hendri menjelaskan pemanfaatan area bekas tambang terbuka (quarry) untuk bahan baku pembuatan semen itu menggunakan sistem silvikultur untuk revegetasinya.

Lewat program reklamasi dan revegetasi itu, kata dia, menumbuhkan banyak jenis tanaman mulai dari buah-buahan, tanaman pohon dan tanaman hias berbunga.

Jenis tanaman hias yang banyak mengandung nectar dan pollen yang ditanam sangat disukai oleh koloni lebah.

“Sehingga muncullah ide untuk pemanfaatan tanaman tersebut sebagai habitat budi daya koloni lebah trigona,” paparnya.

Irawan memaparkan perusahaan telah melakukan panen perdana pada tahun lalu dan hasilnya dinilai cukup memuaskan. Saat ini produksi madu trigona telah mencapai 3 liter – 5 liter per 1,5 bulan yang berasal dari 40 kotak koloni lebah.

Adapun potensi produksi madu dari total luasan area reklamasi itu bisa mencapai 45–90 liter per bulan dengan paramater asumsi 0,1 – 0,2 liter per kotak per bulan.

“Berdasarkan referensi sebuah hasil penelitian, untuk satu hektar lokasi hijau dapat ditempatkan sebanyak 15 kotak koloni lebah. Namun untuk saat ini, belum semua area reklamasi bisa dioptimalkan dikarenakan masih dalam tahap penelitian dan pengamatan,” katanya.

Perseroan pun berencana untuk memberdayakan peternak lebah lokal berpengalaman di wilayah Baturaja dalam penerapan inovasi tersebut. 

“Sehingga diharapkan mampu mengedukasi masyarakat lain untuk ikut melakukan budi daya lebah secara mandiri karena nilai ekonominya tinggi,” katanya.

Diketahui, dalam program budi daya habitat koloni lebah trigona, perseroan melakukan kegiatan pembenihan, penyapihan, pembibitan di lokasi Nursery Green House Division Mining. 

Setelah bibit siap untuk ditanam terlebih dahulu area yang akan ditanami tanaman untuk tempat berkembang biak lebah trigona dilakukan penebaran legume cover crop (LCC) agar tanah lebih subur kembali.

Lebah Trigona merupakan salah satu genus lebah tanpa sengat terbesar. Sehingga, lebah ini paling banyak dipelihara secara tradisional oleh masyarakat pedesaan sekitar kawasan hutan di Tanah Air.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

semen baturaja
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top