Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kisruh Abadi Yayasan UISU, Ribuan Mahasiswa Bisa Rugi Rp120 Miliar Akibat Dugaan Ijazah Palsu

Lebih dari 3.000 lembar ijazah yang dikantongi alumni mahasiswa-mahasiswi Universitas Islam Sumatra Utara (UISU) sejak 2019 lalu berpotensi tidak sah.
Nanda Fahriza Batubara
Nanda Fahriza Batubara - Bisnis.com 12 April 2022  |  19:50 WIB
Perwakilan alumni UISU Achmad Riza Siregar (paling kiri) bersama anak kandung pendiri UISU Ikhwan Bahrum Jamil serta kuasa hukum mahasiswa UISU Kurnia Kartahari saat memberi keterangan di Medan, Sumatra Utara, Selasa (12/4/2022).  - Bisnis/Nanda Fahriza Batubara
Perwakilan alumni UISU Achmad Riza Siregar (paling kiri) bersama anak kandung pendiri UISU Ikhwan Bahrum Jamil serta kuasa hukum mahasiswa UISU Kurnia Kartahari saat memberi keterangan di Medan, Sumatra Utara, Selasa (12/4/2022). - Bisnis/Nanda Fahriza Batubara

Bisnis.com, MEDAN - Lebih dari 3.000 lembar ijazah yang dikantongi alumni mahasiswa-mahasiswi Universitas Islam Sumatra Utara (UISU) sejak 2019 lalu berpotensi tidak sah.

Seperti diketahui, jabatan Rektor UISU diemban oleh Yanhar Jamaluddin sejak tahun tersebut. Dia diangkat oleh Ismet Danial Nasution, Ketua Yayasan UISU yang belakangan juga dituding tidak sah.

Sejak Yanhar menjabat rektor, sudah terdapat lebih dari 3.000 mahasiswa-mahasiswi yang wisuda dari UISU.

Jika tiap mereka harus merogoh kocek sekitar Rp40 juta sampai tamat, maka diperkirakan terdapat potensi kerugian materi mencapai Rp120 miliar imbas ijazah yang diduga tidak sah.

Selama puncak perpecahan terjadi 2007 silam, UISU nyaris tak pernah lepas dari silang-sengkarut kepengurusan. Tak cuma sampai di situ, persoalan juga merembet ke kalangan mahasiswa.

Kubu yang kontra dengan kepengurusan Yanhar bahkan menggaet kuasa hukum untuk membantu masalah mereka.

Kuasa hukum yang ditunjuk adalah Kurnia Kartahari. Dari Kurnia lah mencuat dugaan kerugian hingga ratusan miliar rupiah seperti yang dijabarkan di atas.

"Kalau dihitung-hitung, diduga bisa timbul kerugian mencapai Rp120 miliar dari uang kuliah yang dibayar mahasiswa sampai tamat. Sejak 2019 setidaknya sudah ada sekitar 3.000 mahasiswa yang wisuda," kata Kurnia, Selasa (13/4/2022).

Menurut Kurnia, sejumlah mahasiswa maupun alumni UISU kini resah lantaran muncul isu bahwa ijazah mereka tidak sah.

"Mahasiswa kini resah dengan perkembangan pendapat atau isu bahwa UISU itu tidak sah. Artinya diselenggarakan oleh yayasan yang tidak legitimate," kata Kurnia.

Sementara itu, perwakilan alumni UISU Achmad Riza Siregar menjelaskan duduk persoalan yang mengindikasikan kepemimpinan Yanhar dan Ismet tidak sah.

Menurutnya, Ismet terpilih sebagai Ketua Yayasan UISU pada rapat yang tidak kuorum. Rapat itu hanya dihadiri tiga dari sembilan orang pembina yayasan.

"Kemudian, ketua yayasan itu sampai kini belum bisa menunjukkan surat pengesahan akte beliau dari Dirjen AHU Kemenkumham," ujar Riza.

Sementara itu, baik Ketua Yayasan UISU Ismet Danial Nasution maupun Rektor UISU Yanhar Jamaluddin kompak bungkam mengenai tudingan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, keduanya tidak memberi respons maupun jawaban.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumut Ijazah Palsu
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top