Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Realisasi Pelaksanaan APBN 2021 di Riau, Pendapatan Negara Capai Rp30,08 Triliun

Kepala DJPb Riau Ismed Saputra mengatakan untuk realisasi pendapatan negara di Provinsi Riau mencapai Rp30,08 triliun, dimana untuk penerimaan pajak realisasinya melebihi target yaitu sebesar 102,8 persen.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 17 Januari 2022  |  19:58 WIB
Ilustrasi pajak - Istimewa
Ilustrasi pajak - Istimewa

Bisnis.com, PEKANBARU-- Direktorat Jenderal Perbendahaan (DJPb) Kanwil Provinsi Riau mencatat capaian kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Riau dinilai cukup menggembirakan.

Kepala DJPb Riau Ismed Saputra mengatakan untuk realisasi pendapatan negara di Provinsi Riau mencapai Rp30,08 triliun, dimana untuk penerimaan pajak realisasinya melebihi target yaitu sebesar 102,8 persen.

"Realisasi penerimaan negara di Riau yaitu terdiri dari penerimaan perpajakan Rp16,92 triliun, penerimaan cukai Rp263,44 miliar, bea masuk Rp159,57 miliar, bea keluar Rp12 triliun, dan PNBP Rp986,14 miliar," ujarnya Senin (17/1/2022).

Dia menambahkan khusus untuk realisasi penerimaan perpajakan tercapai 102,8 persen atau melebihi target APBN 2021 yaitu 16,46 triliun, dengan pertumbuhan dibandingkan 2020 sebesar 19,36 persen.

Menurutnya keberhasilan pencapaian penerimaan negara ini dipengaruhi oleh membaiknya penerimaan pajak dari mayoritas sektor utama penyumbang penerimaan pajak, yang diikuti pemanfaatan stimulus perpajakan yang tinggi.

Sementara itu, kinerja penerimaan cukai sebagai dampak kebijakan tarif cukai hasil tembakau, efektivitas pengawasan, serta peningkatan aktivitas ekspor dan impor. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) didukung meningkatnya harga komoditas (minyak mentah, minerba, CPO) serta membaiknya layanan PNBP K/L seiring meningkatnya aktivitas masyarakat.

"Kemudian untuk realisasi belanja negara di Provinsi Riau mencapai Rp30,09 triliun, sejalan dengan strategi kebijakan APBN yang bersifat countercyclical yang diambil Pemerintah untuk menangani munculnya varian delta pada paruh kedua 2021 serta untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di tengah berlangsungnya dampak pandemi Covid-19," ujarnya.

Dia merincikan realisasi belanja Pemerintah Pusat di Provinsi Riau mencapai Rp7,73 triliun atau sebesar 96,37 persen, yang terdiri dari realisasi belanja pegawai Rp3,14 triliun, belanja barang Rp2,76 triliun, belanja modal Rp1,8 triliun, dan belanja sosial Rp24,65 miliar.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top