Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

21 Kecamatan Berpotensi Banjir, Kota Medan Siaga Bencana

Husni mengatakan bahwa pemerintah daerah telah membangun Posko Terpadu untuk mengatasi banjir rob yang melanda Kecamatan Medan Belawan.
Nanda Fahriza Batubara
Nanda Fahriza Batubara - Bisnis.com 07 Desember 2021  |  15:53 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, MEDAN - Terdapat 21 kecamatan di Kota Medan, Sumatra Utara, berada pada potensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi.

Oleh karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Medan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah terkait untuk melakukan penanganan.

Di sisi lain, Wali Kota Medan Bobby Nasution juga berencana melakukan normalisasi saluran drainase.

"Sudah ada kordinasi untuk OPD yang terkait dalam penanganan banjir. Pak wali kota sudah menargetkan untuk normalisasi drainase Kota Medan untuk mengatasi genangan air," kata Kepala BPBD Medan Muhammad Husni kepada Bisnis, Selasa (7/12/2021).

Di sisi lain, Husni mengatakan bahwa pemerintah daerah telah membangun Posko Terpadu untuk mengatasi banjir rob yang melanda Kecamatan Medan Belawan.

Seperti diketahui, Belawan merupakan kecamatan di Kota Medan yang berbatasan langsung dengan laut.

"Banjir rob sudah ada posko terpadu yang menangani dan memfasilitasi masyarakat. Posko terpadu terdiri dari unsur BPBD, relawan, unsur kecamatan dan instansi samping TNI dan Polri," kata Husni.

Akhir tahun ini, Kota Medan dalam status siaga bencana. BPBD bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"Kondisi cuaca ekstrem kita tetap siaga bencana dan bekerjasama dengan BMKG untuk memantau kondisi yang terjadi," ujar Husni.

Sebelumnya, banjir rob kembali melanda sejumlah kelurahan di Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumatra Utara Selasa (7/12/2021) pukul 01.30 WIB.

Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), banjir rob ini dipicu oleh pasang air laut. Terdapat enam kelurahan yang terdampak. Yaitu Kelurahan Belawan I, Belawan II, Sicanang, Bahari, Bahagia dan Bagan Deli.

"Sebanyak 14.929 KK atau 60.102 jiwa terdampak banjir rob ini," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.

Banjir ini tidak mengakibatkan korban jiwa maupun warga mengungsi. BPBD mengimbau warga untuk tetap siaga menghadapi potensi kenaikan debit air secara tiba-tiba.

Berdasar prakiraan cuaca pada Selasa (7/12/2021) siang, wilayah Kota Medan masih berpotensi hujan ringan. Sedangkan esok dan lusa, cuaca berpeluang cerah berawan hingga berawan.

"Menyikapi kondisi cuaca di musim hujan atau potensi pasang air laut, pemerintah daerah dan masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan siap siaga," kata Muhari.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banjir sumut
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top