Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Luas Panen Padi Riau Capai 64,73 Hektare

Produksi padi pada 2020 sebanyak 243,69 ribu ton gabah kering giling (GKG), mengalami kenaikan 12,81 ribu ton atau 5,55 persen dibandingkan 2019 yang sebesar 230,87 ribu ton GKG.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 01 Maret 2021  |  20:23 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, PEKANBARU - Badan Pusat Statistik Provinsi Riau mencatat luas panen padi di Provinsi Riau pada 2020 sebesar 64,73 ribu hektar.

Angka tersebut menunjukkan kenaikan sebanyak 1,59 ribu hektar.

Kepala BPS Provinsi Riau Misfaruddin menjelaskan kenaikan ini mencapai 2,52 persen bila dibandingkan periode sama 2019.

"Alhamdulillah, luas panen padi di Riau pada tahun 2020 mengalami kenaikan, mencapai 2,52 persen dibandingkan 2019 yang sebesar 63,14 ribu hektar. Untuk tahun 2020, luas panen mencapai 64,73 ribu hektar," katanya dalam siaran pers, Senin (1/3/2021).

Dia menjelaskan produksi padi pada 2020 sebanyak 243,69 ribu ton gabah kering giling (GKG), mengalami kenaikan 12,81 ribu ton atau 5,55 persen dibandingkan 2019 yang sebesar 230,87 ribu ton GKG.

"Jika dilihat menurut subround, terjadi peningkatan produksi padi pada subround Mei - Agustus dan September - Desember 2020, yaitu masing-masing sebesar 2,88 ribu ton GKG (2,98 persen) dan 10,36 ribu ton GKG (40,63 persen) dibandingkan 2019," jelasnya.

Sementara itu, penurunan hanya terjadi pada subround Januari - April, yakni sebesar 0,43 ribu ton GKG (0,39 persen).

"Jika dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, produksi beras pada 2020 sebesar 139,13 ribu ton, mengalami kenaikan sebanyak 7,31 ribu ton atau 5,55 persen dibandingkan 2019 yang sebesar 131,82 ribu ton," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau produksi padi produksi beras
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top