Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sesuai Prediksi, Sumbar Dibanjiri Wisatawan yang Menikmati Liburan Nataru

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar Novrial mengatakan jauh sebelum datangnya liburan Nataru ini, Pemprov bersama pihak yang terlibat dari sektor pariwisata telah membahas terkait sejumlah persiapan.
Noli Hendra
Noli Hendra - Bisnis.com 28 Desember 2020  |  13:55 WIB
Taman Jam Gadang, Bukittinggi, Sumatra Barat - Antara
Taman Jam Gadang, Bukittinggi, Sumatra Barat - Antara

Bisnis.com, PADANG - Momen liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru) adalah momen yang paling ditunggu-tunggu seluruh orang yang ada dunia ini. Apalagi semenjak adanya pandemi Covid-19, aktivitas pun jadi terbatas, dan membuat hati rindu untuk pergi berlibur.

Begitu juga untuk pariwisata di Provinsi Sumatra Barat, telah mempersiapkan segala bentuk hal, mulai dari merenovasi dan menghadirkan sejumlah objek wisata yang indah, hingga mempersiapkan soal penerapan protokol kesehatan Covid-19.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar Novrial mengatakan jauh sebelum datangnya liburan Nataru ini, Pemprov bersama pihak yang terlibat dari sektor pariwisata telah membahas terkait sejumlah persiapan.

Tujuan perlu adanya kesiapan itu, karena Sumbar menyatakan membuka diri untuk datangnya wisatawan pada Nataru 2021 ini. Namun konsep wisata aman Covid-19 tetap menjadi poin terpenting yang harus dipatuhi oleh setiap wisatawan yang datang ke Sumbar.

"Sektor pariwisata di sepanjang liburan Nataru di Sumbar terlihat ada peningkatan mobilisasi orang dalam Sumbar dan dari luar Sumbar," kata Novrial kepada Bisnis di Padang, yang dikutip dari pesan singkatnya, Senin (28/12/2020).

Dia menjelaskan tanda-tanda adanya peningkatan pengunjung itu bisa terlihat di beberapa destinasi wisata favorit, seperti Lembah Harau Kabupaten Limapuluh kota, Payakumbuh, Bukittinggi, Batusangkar, Padang Panjang, Padang, Pariaman, Pesisir Selatan, Kabupaten Solok dan Sawahlunto.

Daerah-daerah yang disebutkan oleh Novrial ini, adalah destinasi yang memang jadi tujuan favorit wisatawan. Seperti di Lembah Harau itu, kini hadir dengan wajah replika wisata Korea, Perancis, Jepang, dan beberapa hal lainnya ada di Lembah Harau itu.

Begitu juga di Batusangkar, destinasi yang paling ramai di datangi adalah Istano Baso Pagaruyung dan Desa Pariangan. Lalu di Pesisir Selatan ada destinasi wisata Pantai Carocok Painan serta yang paling populer kini adalah Wisata Mandeh.

Akan tetapi, Novrial mengaku meski terlihat adanya mobilitas yang meningkat, bukan berarti peningkatan itu lebih baik dari kondisi liburan Nataru pada tahun lalu.

Apalagi adanya kebijakan dari pemerintah soal tes swab dan rapid test antigen, seakan dinilai lebih menciptakan wisata aman Covid-19.

Cuma dari sisi wisatawannya, mungkin ada yang merasa memilih untuk menempuh jalur darat ketimbang menggunakan jalur udara. Hal ini dikarenakan ada yang mungkin wisatawan malas untuk antre melakukan rapid bila ingin naik pesawat, sementara menggunakan jalur darat tidak melakukan cek kesehatan apapun.

"Tidak bisa diperkirakan apakah peningkatan ini lebih baik dari tahun lalu. Namun kalau secara rasional, pencapaian sama dengan tahun lalu saja rasanya sudah bagus," jelasnya.

Menurutnya semuanya itu tiga hal yang bisa dipahami, pertama dikarenakan ada beberapa kebijakan pusat tentang syarat transportasi udara.

Kedua karena kebijakan daerah-daerah tentang kegiatan-kegiatan di libur Nataru. Ketiga adalah tentang masih adanya pressure psikologis masyarakat untuk bepergian.

Terlepas dari semua itu, salah satu bukti bahwa mobilitas orang dalam Nataru ini, ada beberapa hotel dan jenis akomodasi lain di Bukittinggi dan Batusangkar sudah full-booked.

"Soal kondisi hotel, begitu info yang saya dapatkan," tegasnya.

Untuk itu, Dispar Sumbar pun tetap mengingatkan soal mengantisipasi penyebaran Covid-19, kepada wisatawan harus mematuhi protokol kesehatan, dan jangan sekali-kali abai. Sebab di Sumbar ada Perda AKB yang juga nantinya harus dipatuhi oleh wisatawan. (k56)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumbar
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top