Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kinerja Perbankan dan Pasar Modal Riau Tetap Positif di Masa Pandemi

OJK Riau menyampaikan kinerja perbankan dan pasar modal di provinsi tersebut tetap positif di masa pandemi. Seperti apa?
Eko Permadi
Eko Permadi - Bisnis.com 22 Oktober 2020  |  22:28 WIB
Peringatan Hari Indonesia Menabung di Provinsi Riau dilaksanakan secara virtual dengan siswa sekolah di seluruh kabupaten/kota Riau. Kegiatan ini ditaja OJK Riau dalam mendorong inklusi keuangan pada 27 Agustus 2020 lalu. Bisnis - Eko Permadi.
Peringatan Hari Indonesia Menabung di Provinsi Riau dilaksanakan secara virtual dengan siswa sekolah di seluruh kabupaten/kota Riau. Kegiatan ini ditaja OJK Riau dalam mendorong inklusi keuangan pada 27 Agustus 2020 lalu. Bisnis - Eko Permadi.

Bisnis.com, PEKANBARU — Kinerja perbankan di Riau tetap tumbuh positif meski saat ini wabah Covid-19 melanda. Sektor industri pasar modal juga menunjukkan perkembangan yang baik.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau Yusri menjelaskan perkembangan kinerja perbankan sampai dengan Agustus 2020 masih cukup terjaga.

Indikator aset masih mencatat pertumbuhan sebesar 6,95 persen (yoy), kredit tumbuh sebesar 2,21 persen (yoy) dan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh sebesar 10,21 persen (yoy).

“Resiko kredit masih terkelola dengan baik yang tercermin dari rasio non-performing loan (NPL) sebesar 3,07 persen,” kata Yusri dari keterangan resmi diterima Bisnis, Kamis (22/10/2020).

Perkembangan industri pasar modal di Provinsi Riau juga terus mengalami pertumbuhan sampai dengan posisi September 2020.

Indikator jumlah investor saham menjadi sebanyak 24.945 rekening atau tumbuh sebesar 25,12 persen tahun ini (YtD). Lalu jumlah investor reksadana tumbuh menjadi 42.377 rekening atau naik sebesar 55,85 persen dan jumlah investor Surat Berharga Negara (SBN) tumbuh menjadi 5.890 rekening atau sebesar 40,30 persen.

Perbankan di Riau turut mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional dalam pelaksanaan restrukturisasi kredit kepada debitur yang terdampak pandemi.

Retrukturisasi kredit sampai dengan Agustus 2020 tercatat sebesar Rp11,08 triliun terhadap 110.235 debitur. Untuk restrukturisasi kredit oleh perusahaan pembiayaan di Riau sampai dengan Oktober 2020 sebesar Rp4,52 triliun kepada 119.039 debitur.

Untuk penyaluran kredit dalam rangka PEN oleh bank Himbara Riau sampai dengan posisi Oktober 2020 yaitu sebesar Rp3,37 triliun kepada 31.286 debitur.

“Bulan Inklusi Keuangan 2020 dijadikan momentum bagi Industri Jasa Keuangan untuk berkontribusi lebih kepada masyarakat sehingga harapannya dapat meningkatkan tingkat inklusi keuangan masyarakat Riau dan kinerja Industri Jasa Keuangan tetap terjaga,” katanya.

Dorong Inklusi Keuangan

Peningkatan tingkat inklusi keuangan di Indonesia menjadi salah satu fokus utama OJK bersama industri jasa keuangan dengan target 90 persen pada tahun 2024. Salah satunya melalui Bulan Inklusi Keuangan yang jatuh setiap bulan Oktober sejak tahun 2016.

Pada 2020 ini mengusung tema “Satukan Aksi Keuangan Inklusif Untuk Indonesia Maju (AKSESKU)” yang serentak dilakukan di seluruh Provinsi di Indonesia.

Bulan Inklusi Keuangan bertujuan sebagai kampanye budaya menabung di berbagai produk jasa keuangan, membuka akses keuangan kepada berbagai lapisan masyarakat, mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan meningkatkan awareness masyarakat terhadap layanan jasa keuangan.

OJK Provinsi Riau telah melakukan Sosialisasi Bulan Inklusi Keuangan kepada seluruh Industri Jasa Keuangan di Provinsi Riau, Business Matching Kredit Usaha Rakyat bagi UMKM Riau, Business Matching Asuransi Usaha Ternak Sapi kepada Peternak Riau, Webinar Hari Asuransi Nasional, Webinar Peluang Investasi di Masa Pandemi, dan Business Matching Program Pemulihan Ekonomi Nasional kepada UMKM Riau.

“Adanya kegiatan-kegiatan inklusi keuangan dimaksud dapat memutus permasalahan sulitnya akses keuangan bagi masyarakat sehingga dapat merasa lebih dekat dan nyaman serta meningkatkan kepercayaan dalam bertransaksi melalui industri jasa keuangan,” tutup Yusri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pasar modal perbankan riau OJK
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top