Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Satpol PP Seluruh Sumut Dukung Pelaksanaan AKB

Pemerintah Kabupaten/kota diharapkan mempersiapkan Program Legislasi Daerah (Prolegda) atau Peraturan Kepala Daerah (Perkada) dalam rangka antisipasi adaptasi kebiasaan baru.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 15 Juli 2020  |  08:18 WIB
Petugas medis berada di dalam ruangan infeksius Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik Medan, Sumatera Utara, Rabu (4/3/2020) - ANTARA FOTO/Septianda Perdana
Petugas medis berada di dalam ruangan infeksius Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik Medan, Sumatera Utara, Rabu (4/3/2020) - ANTARA FOTO/Septianda Perdana

Bisnis.com, MEDAN – Satuan Polisi Pamong Praja seluruh Sumatra Utara mendukung pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru (AKB) di masa pendemi Covid-19, termasuk menyosialisasikan dan mengawal pelaksanaannya di tengah masyarakat.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Sumut Suriadi Bahar mengatakan adaptasi kebiasaan baru adalah kebiasaan baru dalam tatanan pembudayaan norma–norma baru di mana aturannya harus dipatuhi oleh semua masyarakat dalam pelaksanaannya sebab pandemi Covid-19 belum dianggap selesai.

“Namun, adaptasi kebiasaan baru tidak menjadi legalisasi untuk kita kembali keluyuran, nongkrong, kongkow-kongkow seperti sebelum pandemi Covid-19 menjadi bencana internasional dan nasional,” ujarnya dalam keterangan resmi Pemprov Sumut, Rabu (15/7/2020).

Suriadi menjelaskan adaptasi kebiasaan baru dimaknai mulainya pola tatanan baru dalam interaksi antarmasyarakat menjadi terkontrol oleh protokol kesehatan, pendisiplinan diri dan lingkungan. Hal itu juga dipahami sebagai langkah percepatan penanganan Covid-19 dalam bidang kesehatan, sosial dan ekonomi.

“Skenario normal baru berdasarkan pertimbangan kesiapan daerah dan hasil riset epidemologis di wilayah terkait. Adaptasi kebiasaan baru sebagai tindakan produktif namun tetap memastikan aman dari penularan virus corona,” paparnya.

Penerapan adaptasi kebiasaan baru, lanjut Suriadi, nantinya bersamaan dengan pendisiplinan protokoler kesehatan yang dikawal jajaran Satpol PP serta dibantu oleh Polri dan TNI.

Pemerintah Kabupaten/kota diharapkan mempersiapkan Program Legislasi Daerah (Prolegda) atau Peraturan Kepala Daerah (Perkada) dalam rangka antisipasi adaptasi kebiasaan baru agar peraturan tersebut merupakan acuan Satpol PP dalam melaksanakan tugas, terkhusus dalam penindakan terhadap warga yang melanggar protokol kesehatan.

“Perlu keterpaduan dari masing-masing OPD yang ada di daerah bersama Satpol PP dalam melakukan kegiatan sosialisasi, edukasi dan imbauan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan terkhusus di tempat-tempat keramaian seperti pusat pasar tradisional dan pasar modern."

Khusus wilayah Medan, Binjai dan Deliserdang (Mebidang), Suriadi meminta agar menyamakan presepsi terkait pengamanan di jalur transportasi yang dititikberatkan pada perbatasan keluar masuk jalur Mebidang sehingga terjadi penyeragaman dalam penerapan Protokol kesehatan melalui jalur tranportasi.

Satpol PP Kota Medan dalam menerapkan adaptasi dan kebiasaan baru dimasa Pandemi Covid-19 telah melakukan sosialisasi dan edukasi di tengah-tengah masyarakat terkhusus di tempat kerumunan warga.

Razia berkeliling dalam rangka persiapan primer menuju adaptasi kehidupan baru ke tempat-tempat ibadah, pasar tradisional dan tempat wisata. Juga akan melakukan razia masker ke tempat-tempat keramaian yang ada di Kabupaten Toba dengan menggunakan sepeda (Goes Bersama Satuan Pol PP) sekaligus meningkatkan imun tubuh personel Satpol PP agar terhindar dari Covid-19.

Sementara itu, dari Kabupaten Asahan menyatakan telah melakukan sosialisasi dengan melibatkan Dinas Kesehatan agar masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan di masa adaptasi kebiasaan baru dengan secara terus menerus mengimbau masyarakat agar semakin tanggap terhadap bahaya Covid 19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

satpol pp sumatra utara
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top