Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Klaster BRI Jadi Temuan Baru Covid-19 di Pekanbaru

Klaster baru ini berawal dari seorang pegawai BRI di kantor cabang tersebut yang tidak jujur.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 Juni 2020  |  17:26 WIB
Sejumlah pedagang kaki lima menawarkan masker kain kepada pengguna jalan di Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (7/4/2020). - Antara/FB Anggoro.
Sejumlah pedagang kaki lima menawarkan masker kain kepada pengguna jalan di Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (7/4/2020). - Antara/FB Anggoro.

Bisnis.com, PEKANBARU - Gugus Tugas Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTTP) Covid-19 Kota Pekanbaru, Provinsi Riau mengungkapkan klaster baru Covid-19 di Ibu Kota Provinsi Riau itu adalah penularan dari pegawai Bank BRI, sekaligus upaya penanganan terus dilakukan agar klaster tersebut tidak meluas.

Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT di Pekanbaru, Jumat (19/6/2020), menjelaskan klaster penularan baru tersebut berada di kantor Bank BRI Cabang Sukaramai yang berlokasi dekat Pasar Pusat Sukaramai, Jalan Jenderal Sudirman. Dari klaster baru ini sudah didapatkan empat kasus positif Covid-19.

“(Kantor) BRI, BRI dekat Pasar Pusat,” katanya.

Untuk penanganan kasus ini, ia mengatakan GTPP Covid-19 Pekanbaru di bidang kesehatan melakukan strategi penelusuran kontak pasien (tracing contatct) bekerja sama dengan pimpinan bank dan semua karyawan bank plat merah itu.

Selain itu, kantor BRI Cabang Sukaramai tersebut kini juga ditutup, dan semua pegawainya langsung dilakukan tes swab PCR (Polymerase Chain Reaction).

“Kami dari tim Gugus Tugas akan melacak itu, tracing kemana pun pasien selama 14 hari terakhir kita pantau,” katanya.

Ia meminta pihak bank harus transparan dalam penanganan kasus klaster baru ini, terutama untuk menjangkau nasabah-nasabah yang kemungkinan melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19.

Selain itu, masyarakat terutama nasabah yang melakukan kegiatan di kantor tersebut dalam masa 14 hari terakhir diharapkan untuk memeriksakan diri.

Karyawan Tak Jujur

Ia menyayangkan klaster baru ini berawal dari seorang pegawai BRI di kantor cabang tersebut yang tidak jujur. Menurut dia, pegawai tersebut merupakan warga Kota Batam, Kepulauan Riau, yang bertugas di BRI Cabang Sukaramai, Pekanbaru.

“Sebelum pulang ke Batam rapid test tapi beliau tidak jujur. Saat reaktif diminta dirawat untuk di swab, beliau minta untuk isolasi mandiri dan oleh tim kesehatan kita membolehkan isolasi mandiri sambil nunggu di swab. Ternyata beliau tidak isolasi diri justru mencari jalan untuk pulang ke Batam. Setelah di Pelabuhan Batam rapid test reaktif, swab positif (Covid-19),” kata Firdaus MT.

Berdasarkan pantauan Antara, kantor Bank BRI Cabang Sukaramai terlihat tutup semuanya hingga ke fasilitas mesin ATM di halaman kantor tersebut. Namun, masih banyak warga yang datang ke kantor tersebut karena tidak tahu kalau kantor tersebut ditutup sementara.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bri riau pekanbaru

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top