Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bukittinggi Keluar dari PSBB Sumbar, Bersiap Laksanakan New Normal

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyebutkan Kota Bukittinggi menjadi daerah pertama yang mengajukan diri untuk keluar dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal itu mengingat jumlah kasus positif Covid-19 di kota pariwisata tersebut mulai menurun.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 28 Mei 2020  |  13:28 WIB
Sejumlah petugas medis memakamkan jenazah pasien positif COVID-19 dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (28/3/2020). - ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra
Sejumlah petugas medis memakamkan jenazah pasien positif COVID-19 dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (28/3/2020). - ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

Bisnis.com, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyebutkan Kota Bukittinggi menjadi daerah pertama yang mengajukan diri untuk keluar dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal itu mengingat jumlah kasus positif Covid-19 di kota pariwisata tersebut mulai menurun.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menyampaikan hal itu setelah bertemu dengan Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias ketika membahas PSBB yang akan berakhir pada 29 Mei 2020.

“Jika ingin menetapkan new normal, Pemko Bukittinggi harus siap melengkapi sekaligus mematangkan kajian-kajian yang diperlukan," kata Nasrul seperti dikutip dari keterangan resmi, Kamis (28/5/2020).

Nasrul menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik usulan Bukittinggi untuk keluar dari PSBB dan memberlakukan kebijakan new normal. Namun, hal itu harus dilakukan setelah memenuhi syarat yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), misalnya transmisi dan penularan Covid-19 harus terkendali baik secara lokal maupun kasus dari luar.

Adapun, usulan Bukittinggi untuk keluar dari pemberlakuan PSBB juga mengingat perekonomian yang tersendat dan terabaikan khususnya dari sektor pariwisata.

Untuk itu, Nasrul mengingatkan agar pemerintah kota Bukittinggi membuat kajian dan pertimbangan yang matang agar perekonomiannya tetap bergairah dalam masa new normal.

Harapnnya, beberapa tempat umum yang akan dibuka pada Juni adalah objek wisata, pasar, dan sekolah.

Khusus untuk sekolah, kegiatan di Paud, TK, SD kelas 1 dan 2 masih akan dirumahkan dan tidak diperbolehkan main di luar rumah.

Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menyampaikan bahwa Covid-19 telah bisa dikendalikan dan daerahnya sudah memenuhi syarat untuk langsung menjalankan fase hidup baru atau new normal.

"Banyak alasan Bukittinggi ingin lepas dari PSBB, di antara adalah persoalan ekonomi masyarakat, kita jangan hanyut dalam masalah Covid-19 saja," kata Ramlan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bukittinggi covid-19 Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) New Normal
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top