Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Imbauan Tetap di Rumah Berimbas ke Jumlah Penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru

PT Angkasa Pura II (Persero) selaku operator Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II di Provinsi Riau mencatat penurunan penumpang sebesar 50% per Senin (30/3/2020) dibandingkan kondisi normal.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 30 Maret 2020  |  11:39 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, PEKANBARU -- PT Angkasa Pura II (Persero) selaku operator Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II di Provinsi Riau mencatat penurunan penumpang sebesar 50% per Senin (30/3/2020) dibandingkan kondisi normal.

Yogi Prasetyo, Executive General Manager PT AP II Pekanbaru mengatakan bahwa jumlah penumpang di Bandara SSK II turun 50% mengikuti berkurangnya jumlah penerbangan sebanyak 46 kali dari sebelumnga 86 kali. Adapun hal ini seiring dengan merebaknya virus corona (Covid-19) di Indonesia dan imbauan pemerintah agar masyarakat tidak bepergian dalam rangka memutus mata rantai virus.

"Untuk jumlah penumpang turun 50% dan jumlah penerbangan [turun] menjadi 46 yaitu 23 datang 23 berangkat dari penerbangan normal 86 yaitu 43 datang dan 43 berangkat," kata Yogi melalui keterangan resmi, Senin (30/3/2020).

Adapun PT AP II (Persero) Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta telah mengumumkan terhitung 1 April 2020 akan dilakukan pembatasan operasi di Terminal 1 dan Terminal 2 hingga 29 Mei 2020. Hal ini pun berpotensi bakal mengurangi jumlah penumpang di beberapa bandara di Indonesia.

Pembatasan itu mengacu kepada Keputusan Menteri Kesehatan RI No. HK.01.07/MENKES/104/2020 jo SE Dirjen Perhubungan Udara No.6 Tahun 2020 terkait dengan meluasnya penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) di berbagai negara termasuk Indonesia.

Agus Haryadi, Executive GM Bandara Internasional Soekarno-Hatta PT AP II, menjelaskan bahwa pembatasan operasional Terminal 1 dan Terminal 2 dilakukan untuk mengoptimalisasi pengendalian alur penumpang baik domestik maupun internasional.

Dengan adanya pembatasan, pelayanan penumpang di Terminal 1 hanya dilakukan di Sub Terminal 1A sementara Sub Terminal 1B akan ditutup sementara.

Artinya, pelayanan penumpang di Terminal 1 diperuntukkan ke seluruh rute domestik dengan maskapai Lion Air, Trigana (Pangkalanbun), dan Airfast Indonesia.

Selanjutnya di Terminal 2 hanya akan mengoperasikan Sub Terminal 2D dan 2E. Untuk Low-cost carrier Terminal (LCCT) di Sub Terminal 2F tidak akan dioperasikan. Sementara itu, penerbangan rute internasional dialihkan ke Terminal 3.

Di Terminal 3, penerbangan LCC yang dialihkan dari Sub Terminal 2F dilayani di Check-In konter Island E. Adapun, maskapai LCC yang dialihkan tersebut a.l. Air Asia Bhd, Indonesia Air Asia, Jet Star Asia, Cebu Pacific, Fly Scoot, Lion Air, Batik Air, Malindo, Thai Lion, dan Citilink.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pekanbaru
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top