Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pendanaan Lelang Proyek di Pekanbaru Ditunda

Kami utamakan pengeluaran rutin dulu seperti gaji pegawai.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 05 Maret 2020  |  12:45 WIB
Jembatan Siak ikon Pekanbaru. - Antara
Jembatan Siak ikon Pekanbaru. - Antara

Bisnis.com, PEKANBARU — Pendanaan lelang proyek pengadaan barang dan jasa di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Pekanbaru akan ditunda dulu selama semester I/2020.

H. M. Noer, Sekda Kota Pekanbaru, menyampaikan bahwa pemerintah Ibu Kota Provinsi Riau ini masih mengutamakan skala prioritas dalam pemakaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada paruh pertama tahun ini.

"Untuk pemakaian APBD yang bersumber dari PAD [Pendapatan Asli Daerah], sekarang kami utamakan pengeluaran rutin dulu seperti gaji pegawai," ujar Noer melalui laman resmi Pemkot Pekanbaru, Kamis (5/3/2020).

Adapun untuk kegiatan lainnya seperti lelang proyek pengadaan barang dan jasa di OPD, lanjut Noer, akan ditunda dulu sembari pemerintah menghitung ulang kemampuan keuangan daerah. Hal itu dianggapnya perlu untuk menghindari terjadinya tunda bayar seperti sebelum-sebelumnya.

Pemakaian APBD dengan skala prioritas ditegaskan Noer telah sesuai dengan arahan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Riau.

"Selain itu juga karena kita tidak ingin terutang terus. Untuk itu kita akan lebih selektif dalam meloloskan kegiatan yang dananya dari APBD," ujar Noer.

Sebelumnya, Wali Kota Pekanbaru Firdaus mengimbau agar OPD di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru cerdas menggunakan anggaran yang telah diberikan.

Hal itu disampaikan merespons penurunan anggaran operasional tahun 2020 untuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru.

“Memang Dinas PU mengalami penurunan anggaran tahun ini. Tahun lalu saja dengan anggaran sekian, masih kewalahan. Namun, kami minta setiap OPD harus cerdas dalam menggunakan anggaran itu,” kata Firdaus.

Dirinya menambahkan bahwa OPD harus dapat bekerja maksimal walaupun ada efisiensi anggaran. Sekretaris Dareah Kota Pekanbaru sebagai Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) pun diminta untuk menerima anggaran yang ada saat ini untuk diaplikasikan sebaik mungkin.

Pada saat bersamaan, Pemkot Pekanbaru menyebut bakal mencari sumber pendapatan lain supaya saat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) nanti tetap dapat menambah anggaran ke OPD.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pekanbaru realisasi belanja daerah
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top