Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dilanda Kabut, Penerbangan di Pekanbaru Terganggu

Kabut yang melanda Pekanbaru, Riau pada Kamis (26/7/2018) pagi menyebabkan keterlambatan penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim II.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 26 Juli 2018  |  10:20 WIB
Bandara Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru. - Istimewa
Bandara Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru. - Istimewa

Bisnis.com, PEKANBARU – Kabut yang melanda Pekanbaru, Riau pada Kamis (26/7/2018) pagi menyebabkan keterlambatan penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim II.

Jaya Tahoma Sirait, Executive General Manager Bandara Sultan Syarif Kasim II, mengatakan fog atau kabut yang melanda Pekanbaru menyebabkan jarak pandang di kawasan Bandara hanya sekitar 600 meter. Hal itu menyebabkan sejumlah jadwal penerbangan terganggu.

“Hal ini disebabkan fog atau kabut, bukan asap,” ungkapnya, Kamis (26/7).

Jaya menyebut beberapa jadwal penerbangan yang terganggu adalah keberangkatan maskapai Garuda Indonesia dari Pekanbaru, yang mengalami keterlambatan hingga 45 menit dari jadwal semula.

Kemudian, Wings Air dengan tujuan Tanjung Pinang, Jambi, dan Palembang. Begitu juga Batik Air tujuan Jakarta dan Lion Air tujuan Bandung, yang mengalami keterlambatan sekitar 30 menit hingga paling lama 90 menit.

“Untuk info kedatangan penerbangan, sampai saat ini belum ada yang landing,” ujarnya.

Menurut Jaya, Citilink yang seharusnya mendarat pukul 07.05 WIB harus dialihkan ke Bandara Hang Nadim, Batam. Hal yang sama dialami Garuda Indonesia yang dijadwalkan mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim II pada pukul 08.07 WIB.

Selain itu, Susi Air yang dijadwalkan mendarat pukul 07.53 WIB dan Lion Air kedatangan pukul 08.03 WIB juga dialihkan ke Bandara Hang Nadim, Batam. Sementara itu, Jetstar yang dijadwalkan mendarat pada pukul 08.14 WIB harus kembali ke Singapura.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pekanbaru kabut
Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top