Batam Tawarkan Peluang Investasi Berbagai Sektor ke Pebisnis Mesir

Oleh: Sarma Haratua Siregar 05 Oktober 2018 | 20:10 WIB
Batam Tawarkan Peluang Investasi Berbagai Sektor ke Pebisnis Mesir
Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo memaparkan potensi investasi di Batam pada Business to Business Meeting (B2B) dan Investment Forum yang dilaksanakan di Kairo, Mesir.

Bisnis.com, BATAM – BP Batam menawarkan sejumlah peluang investasi kepada pengusaha Mesir, terutama di bidang usaha marmer, kayu setengah jadi, perikanan, ruko, farmasi, pengelolaan properti serta kegiataan pariwisata lainnya.

Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo secara khusus memaparkan sejumlah potensi investasi yang ada di Batam dalam Business to Business Meeting (B2B) dan Investment Forum yang dilaksanakan di Kairo pekan ini. Potensi investasi yang bisa digarap mencapai USD 228 juta.

 “Dalam forum ini pengusaha dari kedua negara berkesempatan untuk bertemu muka dan berdialog langsung hal-hal teknis dalam kaitannya dgn bidang usaha masing-masing,” ujar Direktur PTSP, Ady Soegiharto saat mengikuti pertemuan tersebut.

Mantan Ketua umum Real Estate Indonesia (REI) Eddy Hussy menyampaikan, optimisme pasar yang sangat besar dari Mesir dengan penduduknya mencapai 100 juta orang serta akses ke Afrika, Eropa bahkan Amerika menjadi peluang besar yang harus dianfaatkan.

Sebagai rangkaian puncak acara yakni Investasi Forum turut dihadiri dihadiri Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh di Cairo, Mesir, Y.M Helmy Fauzy, Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo serta Anggota DPR RI Dwi Ria Latifah.

Helmy menyambut hangat antusiasme Indonesia khususnya Batam dalam mempromosikan potensi investasi di Mesir dan berharap hal tersebut merupakan awal baik bagi hubungan investasi antara dua negara.

Sementara Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo meyakini, kesamaan sosial budaya yang dimiliki antara Indonesia dan Mesir menjadi faktor pendukung dalam beradaptasi bagi calon investor asal mesir begitupun sebaliknya.

“Dengan kesamaan budaya tentunya akan lebih mudah dunia usaha Mesir beradaptasi di Batam,” ucapnya.

BP Batam juga akan mengundang langsung pelaku usaha dari Mesir untuk melihat potensi-potensi investasi yang lebih besar di kawasan FTZ Batam.

Lukita juga menyampaikan Indonesia yang merupakan negara dengan posisi ke 16 dalam ekonominya, merupakan pasar tersendiri dengan penduduknya mencapai 270 juta orang.

“Tentu kami berharap dengan melakukan ekspansi ke Batam maka akses terhadap pasar ASEAN juga semakin terbuka lebar,” harapnya.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya