Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Dibuka Usai Lebaran, Progres Pembangunan Pasar Induk Pekanbaru Sudah 75%

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin menyatakan bahwa progres pembangunan Pasar Induk telah mencapai 75-80%.
Ilustrasi/Bisnis
Ilustrasi/Bisnis

Bisnis.com, PEKANBARU -- Proyek pembangunan Pasar Induk di Kota Pekanbaru oleh PT Agung Rafa Bonai (ARB) telah mencapai tahap signifikan, dengan sekitar 200 kios yang telah selesai dibangun.

Pemkot Pekanbaru berharap untuk menyelesaikan proyek tersebut hingga mencapai 400 kios, dan membuka operasional Pasar Induk usai Lebaran.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin menyatakan bahwa progres pembangunan Pasar Induk telah mencapai 75-80%. 

"Pasar Induk ini mutlak kami butuhkan, supaya bahan pokok yang masuk terintegrasi seluruhnya," ujarnya, Kamis (22/4/2024).

Dia menyebutkan dengan beroperasinya Pasar Induk, Disperindag berencana untuk mendata seluruh bahan pokok yang masuk ke Pekanbaru sebelum didistribusikan ke pasar tradisional. 

Saat ini, pedagang grosir bahan pokok masih beroperasi di tempat penampungan sementara (TPS) di belakang Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) dan beberapa lokasi lainnya.

Menurutnya untuk proses bongkar muat barang saat ini sudah bisa dilakukan di Pasar Induk. Sebanyak 200 kios yang telah selesai dibangun itu dilengkapi dengan akses jalan yang sudah disemenisasi.

"Untuk fasilitas lainnya seperti kafe, tempat makan, area ATM, dan pasar basah sedang dalam proses pembangunan," ungkapnya.

Dia menambahkan pengelola Pasar Induk juga menyiapkan gudang sementara, sehingga pedagang bisa menyimpan dagangan mereka maksimal selama 3 jam. 

Adapun proyek pasar induk ini sudah berjalan beberapa tahun terakhir dan sempat tertunda, hingga kini dapat diselesaikan dan segera beroperasi.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Arif Gunawan
Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper