Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Nelayan Lingga Terima Bantuan Perikanan Senilai Rp2,64 Miliar

Gubernur Ansar mengatakan bantuan alat tangkap nelayan untuk kabupaten/kota lain di Kepri berkisar Rp500 juta sampai dengan Rp1 miliar.
Bobi Bani
Bobi Bani - Bisnis.com 12 Januari 2023  |  21:57 WIB
Nelayan Lingga Terima Bantuan Perikanan Senilai Rp2,64 Miliar
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) menyerahkan bantuan perikanan berupa alat tangkap perikanan dan pembiayaan BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan dengan kapal 1 sampai 5 GT se/Kabupaten Lingga.
Bagikan

Bisnis.com, BATAM - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) menyerahkan bantuan perikanan berupa alat tangkap perikanan dan pembiayaan BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan dengan kapal 1 sampai 5 GT se-Kabupaten Lingga.

Bantuan tersebut secara simbolis dipusatkan di Desa Pekaka, Kecamatan Lingga Timur, Kamis (12/1/2023).

Total pagu anggaran yang disiapkan untuk penyerahan bantuan tersebut sebesar Rp2,64 miliar yang terdiri dari bantuan alat Perikanan sebesar Rp1,61 miliar dan bantuan Iuran BPJS Ketenagakerjaan untuk nelayan sebesar Rp1,02 miliar.

Adapun bantuan alat perikanan yang diserahkan untuk Kabupaten Lingga antara lain bubu Ketam sebanyak 6.400 unit untuk 320 orang, kawat bubu sebanyak 500 gulung untuk 500 orang, Jaring Udang sebanyak 200 buah untuk 40 orang, chest freezer 420 liter sebanyak 15 unit untuk 15 kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan (Poklahsar) dan cool box 220 liter sebanyak 50 unit untuk 7 poklahsar.

Sedangkan pembiayaan iuran BPJS KetenagaKerjaan yang dibantu Pemprov Kepri bagi nelayan dengan kapal 1 sampai 5 GT Tahun 2023 sebanyak 5.105 orang.

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar mengatakan bantuan alat tangkap nelayan untuk kabupaten/kota lain di Kepri berkisar Rp500 juta sampai dengan Rp1 miliar. Namun khusus di Lingga, Gubernur Ansar memutuskan untuk menyerahkan bantuan dengan pagu hingga Rp1,6 miliar.

"Mudah-mudahan bisa kita anggarkan bertahap. Akan kita teruskan ini agar akses ekonomi terhubung" ujar Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.

Begitu juga dengan bantuan iuran BPJS KetenagaKerjaan, menurut Gubernur dengan jumlah 5.000 orang lebih merupakan yang terbesar di Kepri, yang dianggarkan total sebanyak lebih kurang 38.000 rumah tangga.

"Mulai Januari kita bayarkan iurannya. Bukan mendoakan, tapi kalau ada kecelakaan saat melaut, akan ada santunannya yang cukup besar, sekitar Rp60 juta hingga Rp70 juta untuk keluarga yang ditinggalkan. Pendidikannya anaknya 2 orang pun dijamin hingga lulus kuliah. Ini akan terus kita jamin tiap tahunnya," jelasnya.

Gubernur menambahkan, belum lama ini Pemprov Kepri juga telah mengirimkan bantuan petani untuk Kabupaten Lingga. Berupa pupuk organik 3,89 ton untuk 15 kelompok tani, 2,5 ton pupuk NPK, power thresher, UPH Ubi Kayu, dan bibit cabai.

"Juga alokasi pupuk bersubsidi yang dulu sangat sulit mencarinya. Tahun 2022, alokasi di Lingga sebanyak 60 ton. Dan tahun ini 100 ton pupuk subsidi NPK dan Urea," tambah Ansar.

Ansar juga menyampaikan program dan proyek strategis yang sedang ia gesa seperti pembangunan rumah singgah untuk masyarakat Kepri yang berobat ke Jakarta dan Batam, bantuan modal usaha UMKM Rp20 juta tanpa bunga, hingga penyambungan listrik secara gratis.

"Tahun 2023 kita siapkan lagi bantuan UMKM 0 persen bunga untuk 1.000 UMKM silakan manfaatkan. Mengenai penyambungan listrik baru gratis bagi masyarakat kurang mampu, di Lingga, tolong didata lagi. Selain itu saat ini kita tinggal mendorong pulau-pulau yang belum maksimal 24 juta penyalaan listriknya," tutup Ansar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kepri nelayan
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top