Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pemilu 2024, Partisipasi di Riau Diyakini Meningkat

Pihaknya mencatat pada pemilu 2019, tingkat partisipasi masyarakat mengalami kenaikan yaitu mencapai 84 persen, dibandingkan pemilu 2014.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 07 September 2022  |  22:27 WIB
Pemilu 2024, Partisipasi di Riau Diyakini Meningkat
Ketua KPU Riau Ilham Muhammad Yasir (kedua kanan) bersama jajaran komisioner lainnya sedang memaparkan perkembangan jumlah data pemilih di Provinsi Riau. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, PEKANBARU-- Komisi Pemilihan Umum Provinsi Riau menyatakan berdasarkan hasil rekapitulasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan sampai periode Agustus 2022, jumlah pemilih di Riau mencapai 3.911.611 pemilih. Pada Pemilu 2024 nanti partisipasi masyarakat diyakini meningkat.

Ketua KPU Riau Ilham Muhammad Yasir mengatakan rincian pemilih laki-laki berjumlah 1.982.581 pemilih dan pemilih perempuan berjumlah 1.929.080 pemilih.

"Dari pemutakhiran data yang kami lakukan, diketahui jumlah pemilih baru sebanyak 316 pemilih, jumlah pemilih tidak memenuhi syarat sebanyak 17.679 pemilih, dan jumlah pemilih perbaikan data pemilih sebanyak 218.753 pemilih," ujarnya Rabu (7/9/2022).

Kemudian Ilham memaparkan dari evaluasi pihaknya, diketahui partisipasi pemilih pada pemilu 2019 lalu mengalami peningkatan dibandingkan periode pemilu 2014. 

Pihaknya mencatat pada pemilu 2019, tingkat partisipasi masyarakat mengalami kenaikan yaitu mencapai 84 persen, dibandingkan pemilu 2014 untuk pemilu legislatif sebesar 70 persen dan pemilu presiden sebesar 68 persen.

Dengan tren kenaikan partisipasi pemilih pada 2019 dibandingkan 2014 lalu, pihaknya meyakini pelaksanaan pemilu 2024 mendatang akan sukses dan jumlah pemilih juga diyakini akan meningkat.

"Kami yakin pemilu 2024 nanti jumlah pemilih akan lebih tinggi dibandingkan 2019, karena berkaca dari peningkatan pemilu sebelumnya. Untuk 2019 kami ketahui banyak pemilih yang tidak bisa menyalurkan hak pilih karena kurangnya surat suara di TPS, yang dialami oleh daftar pemilih tambahan dengan menggunakan Suket dan KTP," ujarnya.

Ilham menambahkan saat ini tahapan pemilu 2024 telah berjalan dan dimulai sejak 14 Juni 2022 lalu. Menurutnya ada 4 agenda besar terkait tahapan pemilu 2024 diantaranya, pertama yakni pendaftaran partai politik yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Juli hingga 13 Desember 2022.

Kedua, Penetapan Peserta Pemilu dijadwalkan dilaksanakan pada 14 Desember 2022, Ketiga, Pemutakhiran Data Pemilih sedang Keempat, Proses penataan Daerah Pemilihan.

Dia mengakui keempat agenda itu menjadi konsen pihaknya karena merupakan agenda terdekat yang harus terlaksana di tahun ini. Untuk menyukseskan hal tersebut dia mengakui dibutuhkan kolaborasi serta kerjasama dengan semua pihak termasuk media massa agar agenda-agenda KPU dapat kemudian tersampaikan melalui publikasi dan pemberitaan.

Sementara itu Komisioner KPU Riau Nugroho Noto Susanto mengatakan pihaknya akan terus memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat tentang tahapan pemilu menjelang dilaksanakannya pemilu 2024 mendatang.

"Sejumlah tahapan pemilu yang sedang berlangsung pada saat ini diantaranya daftar pemilih berkelanjutan, strategi sosialisasi yang kami lakukan, bagaimana rekrutmen badan Ad-hoc, dan perkembangan verifikasi admistrasi yang dilakukan rekan-rekan di KPU kabupaten dan kota."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpu Pemilu 2024
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top