Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penyaluran KUR Bank Sumut Tembus Rp509 M di Semester I/2022, Lampaui Target!

Penyaluran KUR Bank Sumut terealisasi Rp509 miliar per Juni 2022 atau 101,8 persen dari target Semester I/2022.
Nanda Fahriza Batubara
Nanda Fahriza Batubara - Bisnis.com 27 Juli 2022  |  02:29 WIB
Penyaluran KUR Bank Sumut Tembus Rp509 M di Semester I/2022, Lampaui Target!
Penyaluran KUR Bank Sumut terealisasi Rp509 miliar per Juni 2022 atau 101,8 persen dari target Semester I/2022. Direktur Keuangan dan Teknologi Informasi Bank Sumut Arieta Aryanti (berdiri) saat memaparkan kinerja keuangan Semester I/2022 di Kantor Pusat Bank Sumut, Kota Medan, Selasa (26/7/2022). - Nanda Fahriza Batubara

Bisnis.com, MEDAN - Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara (Bank Sumut) terealisasi Rp509 miliar per Juni 2022. Dengan kata lain, penyalurannya sudah mencapai 101,8 persen dari target Semester I/2022.

Catatan fantastis itu mendorong optimisme Direktur Keuangan dan Teknologi Informasi Bank Sumut Arieta Aryanti bahwa pihaknya mampu mengejar target. Pada tahun ini, Bank Sumut diketahui memeroleh alokasi KUR senilai Rp1 triliun.

Jika target di atas terlampaui, kata Arieta, Bank Sumut akan kembali mengajukan penambahan alokasi KUR.

"Kami optimistis dapat menyalurkan Rp1 triliun hingga akhir tahun dan tidak tertutup kemungkinan kami bisa menambah kuota jika memang capaian sampai Kuartal III/2022 nanti melampaui target," kata Arieta saat memberi paparan di Kantor Pusat Bank Sumut, Kota Medan, Selasa (26/7/2022).

Sementara itu, menurut Direktur Utama Bank Sumut Rahmat Fadillah Pohan, catatan apik penyaluran KUR Bank Sumut didongkrak oleh berbagai faktor, di antaranya kekompakan serta kerja keras jajaran Bank Sumut, termasuk tata kelola bank yang baik dan efektif.

Selain itu, kinerja penyaluran KUR Bank Sumut juga didongkrak oleh beberapa faktor lain seperti jaringan kantor, sumber daya manusia, dan dukungan dari pemegang saham.

"Ini karena kekompakan manajemen, sinergi antardireksi, dengan pemegang saham dan seluruh stakeholders," kata Rahmat.

Per Juni 2022, hampir semua sektor keuangan Bank Sumut tercatat tumbuh positif. Laba bank tersebut sudah mencapai Rp345 miliar atau meningkat 12,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy).

Selain laba, aset Bank Sumut juga meningkat 6,4 persen (yoy) menjadi Rp40,9 triliun per Juni 2022. Catatan ini membuat Bank Sumut duduk di peringkat kelima bank daerah dengan total aset terbesar di Indonesia per Mei 2022.

Capaian bagus juga diraih di sisi kredit. Bank Sumut telah merealisasikannya senilai Rp26,3 triliun atau tumbuh sebesar 8,5 persen (yoy). Penyaluran kredi tersebut terdiri atas kredit konsumsi sebesar Rp15,3 triliun, kredit investasi sebesar Rp2,5 triliun dan kredit modal kerja sebesar Rp8,4 triliun.

Secara garis besar, komposisi kredit yang disalurkan oleh Bank Sumut per Juni 2022 terdiri atas kredit produktif sebesar 42 persen dan kredit konsumtif sebesar 58 persen. Penyalurannya diberikan kepada kalangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebanyak 31 persen dan non-UMKM sebanyak 69 persen.

Tingkat kepercayaan nasabah terhadap Bank Sumut juga tercatat meningkat. Hal ini terlihat dari Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun bank. Per Juni 2022, total DPK Bank Sumut tercatat senilai Rp34,4 triliun atau tumbuh sebesar 7,1 persen (yoy).

Komposisinya terdiri atas deposito senilai Rp13 triliun, kemudian tabungan senilai Rp11 triliun dan giro senilai Rp10 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank sumut kredit kur
Editor : Aprianus Doni Tolok

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top