Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

40 Peneliti Muda Bakal Dampingi Petani Sumsel Mitigasi Perubahan Iklim

Puluhan lulusan muda perguruan tinggi itu bakal mendampingi petani di 12 desa di dua kabupaten, yakni Musi Banyuasin dan Banyuasin.
Sosialisasi proyek Land4Lives yang bakal melibatkan 40 peneliti muda dari lulusan muda perguruan tinggi di Sumsel, Rabu (29/6). /Bisnis-Dinda Wulandari
Sosialisasi proyek Land4Lives yang bakal melibatkan 40 peneliti muda dari lulusan muda perguruan tinggi di Sumsel, Rabu (29/6). /Bisnis-Dinda Wulandari

Bisnis.com, PALEMBANG – Sebanyak 40 peneliti muda bakal terlibat dalam mitigasi perubahan iklim di Sumatra Selatan lewat pendampingan kepada petani dan kelompok masyarakat rentan lainnya.

Puluhan lulusan muda perguruan tinggi itu bakal mendampingi petani di 12 desa di dua kabupaten, yakni Musi Banyuasin dan Banyuasin.

Wakil Koordinator Proyek Land4Lives dari World Agroforestry (ICRAF) Indonesia Sylvanita Fitriana mengatakan para peneliti muda itu akan mengikuti inkubator peneliti muda lanskap (IPML) selama dua hingga tiga bulan.

“Program ini ditujukan untuk lulusan perguruan tinggi yang memiliki kepedulian pada lingkungan dan motivasi tinggi untuk meningkatkan kapasitas diri,” katanya saat sosialisasi inkubator peneliti muda lanskap, Rabu (29/6/2022).

Sylvanita menerangkan kegiatan itu bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda peduli perubahan iklim untuk ikut serta dalam pengelolaan lanskap berkelanjutan.

“Diharapkan melalui kegiatan ini akan lahir peneliti-peneliti andal dengan kepekaan yang tinggi pada kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan hidup,” ujarnya.

Pendaftaran untuk menjadi peserta IPML dibuka pada 6-15 Juli melalui tautan https://lahanuntukkehidupan.id/ipml/. Laman ini juga menyediakan informasi tahapan penerimaan peserta, lini masa dan persyaratan untuk menjadi peserta serta kelompok keilmuan yang dicari dalam IPML.

Diketahui, proyek penelitian aksi Land4Lives adalah kerja sama antara Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan (PPN)/Bappenas dan Pemerintah Kanada melalui Global Affairs Canada.

Selain Sumsel, Land4Lives juga berlangsung di Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Proyek ini berfokus pada tata kelola lahan, adaptasi/mitigasi dampak perubahan iklim, peningkatan penghidupan petani kecil,” katanya.

Koordinator Land4Lives Provinsi Sumatera Selatan David Susanto mengatakan sebelumnya, ICRAF telah merampungkan kegiatan Inkubator Peneliti Muda Gambut (IPMG) untuk Provinsi Sumatera Selatan dan Kalimantan Barat di mana proyek penelitian Peat-IMPACTS berlangsung.

 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dinda Wulandari
Editor : Ajijah

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper