Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemprov Sumsel Masih Yakin KEK Terwujud

Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan masih meyakini kawasan ekonomi khusus atau KEK terwujud di Tanjung Carat, Kabupaten Banyuasin.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 14 Februari 2022  |  17:50 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan masih meyakini kawasan ekonomi khusus atau KEK terwujud di Tanjung Carat, Kabupaten Banyuasin.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumsel Firmansyah mengatakan PT Tri Patria, selaku investor KEK Sriwijaya Tanjung Carat, telah menyerahkan dokumen untuk pengajuan ke Dewan Nasional KEK.

“Sekarang tinggal menunggu terbitnya peraturan pemerintah (PP) untuk KEK tersebut,” katanya kepada Bisnis, baru-baru ini.

Firmansyah memaparkan secara administratif tidak ada kendala dalam pengajuan kawasan tersebut. Sehingga, pihaknya pun optimistis rencana KEK kali ini dapat terealisasi.

Dia menilai pengajuan KEK yang diinisiasi oleh pihak swasta bisa lebih cepat ketimbang yang diusulkan pemerintah daerah. 

“Kalau swasta lebih mudah alur birokrasinya sementara pemerintah cenderung lebih panjang,” ujarnya.

Selain itu, PT Tri Patria juga telah memiliki lahan sekitar 2.000 hektare (ha) untuk pembangunan KEK tersebut.

Diketahui, Pemprov Sumsel telah berupaya membangun KEK Tanjung Api-Api di Kabupaten Banyuasin. Namun, proyek tersebut tak terwujud hingga pusat mencabut PP untuk KEK TAA.

Permasalahannya, kata Firmansyah, lahan untuk KEK TAA tak tersedia sesuai dengan pengajuan sehingga tak ada progress.

“Itu masalah awal [tak terealisasi] KEK TAA,ternyata lahan pemprov yang tersedia hanya 60-an ha dari rencana 2.000 ha. Kami berharap dengan adanya lahan yang kini telah bebas, Presiden dapat menyetujuinya untuk menjadi KEK Sriwijaya Tanjung Carat,” ujarnya.

Optimisme Pemprov Sumsel pun juga berdasarkan adanya pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat yang telah masuk Proyek Strategis Nasional (PSN). Lokasi antara KEK dan pelabuhan pun strategis alias berdekatan, berbeda halnya dengan KEK TAA.

Menurut Firmansyah, Gubernur Sumsel Herman Deru pun terus berupaya unutk merealisasikan pembangunan pelabuhan laut dalam itu.

“Gubernur fokusnya buat pelabuhan dulu, bagaimana KEK terbangun kalau pelabuhan tidak ada,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappeda Sumsel, Regina Ariyanti, mengatakan terdapat sejumlah KEK di Tanah Air yang diinisiasi oleh swasta.

“Seperti KEK Mandalika di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan KEK Tanjung Lesung di Banten,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumsel kawasan ekonomi khusus
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top