Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OKU Gencarkan Vaksinasi Booster

Salah satunya Pemkab OKU mendapat dukungan dari Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Sumsel yang menyalurkan 1.000 stok dosis vaksinbooster.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 28 Januari 2022  |  17:55 WIB
Ilustrasi pria menerima suntikan vaksin booster atau vaksin dosis ketiga - Freepik
Ilustrasi pria menerima suntikan vaksin booster atau vaksin dosis ketiga - Freepik

Bisnis.com, PALEMBANG – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu atau OKU, Sumatra Selatan, mulai gencar memberikan vaksinasi dosis ketiga atau booster untuk masyarakat di daerah tersebut.

Salah satunya Pemkab OKU mendapat dukungan dari Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Sumsel yang menyalurkan 1.000 stok dosis vaksin booster.

Kepala BINDA Pos Daerah OKU Raya Slamet Widodo mengatakan pihaknya menyediakan dua jenis vaksin yakni vaksin AstraZeneca sebanyak 950 dosis dan vaksin Pfizer sebanyak 4226 dosis.

“Ada ribuan dosis vaksin disiapkan dan di sebar di fasilitas-fasilitas kesehatan layanan vaksinasi di wilayah OKU. Vaksinasi booster disiapkan 1.000 dosis vaksin. Sisanya disebar di fasilitas-fasilitas kesehatan layanan vaksinasi,” jelasnya, Jumat (28/1/2022).

Slamet mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi booster yang diadakan. Sasarannya usia 18 tahun ke atas. Syaratnya antara lain sudah dilakukan vaksinasi tahap pertama dan ke dua. Dan jarak vaksinasi terakhir selama 6 bulan.

Pelaksana Tugas Bupati OKU Edward Candra mengatakan Kabupaten OKU sudah memenuhi syarat untuk melakukan vaksinasi booster. Di mana syarat minimal capaian vaksin 70 persen untuk masyarakat umum dan capaian vaksin lansia 60 persen sudah terlampaui.

“Pemberian vaksinasi booster ini, yang diutamakan adalah lansia dan masyarakat dengan kondisi khusus,” katanya.

Dia menjelaskan vaksinasi booster dapat diberikan bagi mereka yang sudah divaksin lengkap yakni tahap satu dan dua. Jaraknya pun harus sudah 6 bulan pasca vaksin ke dua.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan OKU, Andi Prapto menambahkan, vaksin booster sendiri merupakan vaksin lanjutan yang harus diberikan kepada masyarakat agar bisa lebih memperkuat imun tubuh mereka supaya terhindar dari penularan covid-19. 

Terutama yang menjadi sasaran prioritas yakni lansia yang sudah mendapat suntikan 2 kali dosis vaksin.

“Jadi warga OKU yang sudah divaksin tahap pertama dan kedua mesti melakukan vaksin booster ini lagi. Supaya kekebalan tubuhnya semakin bagus,” tegasnya.

Mengenai dosis yang akan diberikan kepada warga, Andi mengatakan, dosis yang akan diberikan kepada masyarakat hanya setengah dari dua vaksin sebelumnya. 

“Jadi warga tidak usah kuawatir sebab yang menyuntik vaksin adalah tenaga ahli yang bekerja dengan standar dari Kemenkes RI,” kata dia.

Ditambahkan, Komandan Kodim 0403/OKU Letnan Kolonel Inf Ferizal R, vaksinasi Covid-19 booster ini merupakan vaksinasi lanjutan sebagai upaya pemerintah untuk menjaga masyarakat dari terpapar virus corona.

“Jadi ada Surat Edaran nomor HK.02.02/II/252/2022 tentang Vaksinasi COVID-19 Dosis Lanjutan (Booster),” terang Letkol Inf Ferizal.

Adapun cara pendaftaran vaksinasi booster, sambungnya, cukup dengan menunjukkan bukti telah melakukan vaksinasi primer dosis lengkap yang bisa di download di aplikasi Peduli Lindungi, usia 18 tahun keatas dan menunjukkan NIK dengan membawa KTP dan KK di tempat vaksin yang sudah disediakan.

“Bagi calon penerima vaksin booster harus membawa bukti sudah divaksin dosis I dan II minimal 6 bulan sebelumnya serta KTP dan KK ketempat vaksin yang sudah disediakan, ini baru boleh di vaksin booster,” jelasnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk mendaftarkan diri dengan mendatangi tempat-tempat vaksinasi yang sudah disiapkan baik dosis I, dosis II dan dosis lanjutan (booster) sehingga imunitas tubuh terhadap virus corona tetap terjaga dengan baik,” pungkasnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ogan Komering Ulu Covid-19 Vaksin Booster
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top