Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pusri Tingkatkan Produksi Kopi Lewat NPK Khusus

PT Pupuk Sriwidjaja Palembang mendukung peningkatan sektor perkebunan kopi di Sumatra Selatan lewat produk pupuk NPK khusus kopi.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 26 Desember 2021  |  17:07 WIB
Direktur Utama PT Pusri Palembang Tri Wahyudi Saleh memberikan pemaparan saat media gathering, Minggu (26/12).  - Bisnis/Dinda Wulandari
Direktur Utama PT Pusri Palembang Tri Wahyudi Saleh memberikan pemaparan saat media gathering, Minggu (26/12). - Bisnis/Dinda Wulandari

Bisnis.com, PALEMBANG – PT Pupuk Sriwidjaja Palembang mendukung peningkatan sektor perkebunan kopi di Sumatra Selatan lewat produk pupuk NPK khusus kopi.

Direktur Utama PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang Tri Wahyudi Saleh mengatakan pihaknya menilai potensi kopi di Sumatra, termasuk Sumatra Selatan (Sumsel), sangat luas.

“Oleh karena itu kami merespon kebutuhan petani kopi di Sumatra dengan membuat NPK Kopi,” katanya saat media gathering, Minggu (26/12/2021).

Tri menjelaskan perusahaan pun telah bekerjasama dengan Dinas Perkebunan untuk mengembangkan pemakaian pupuk NPK Kopi yang dihasilkan produsen pupuk tersebut. NPK Kopi merupakan produk pupuk komersil yang diproduksi anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) itu.

Dia menambahkan NPK Kopi dihadirkan sesuai dengan kebutuhan pelanggan yang memiliki formula dan spesifikasi khusus untuk tanaman tersebut.

Sementara itu, VP Riset PT Pusri Palembang Anung Haryono mengatakan hasil uji coba NPK Kopi menunjukkan peningkatan panen rata-rata 51 persen hingga 62,5 persen.

“Kami sudah uji coba selama 2 tahun di tiga daerah penghasil kopi, hasilnya ada peningkatan produksi petani,” katanya.

Dia memaparkan petani di daerah itu mampu panen sebanyak 1,3 ton per ha dari semula hanya 0,8 ton per ha.

Selain itu, uji coba juga dilakukan untuk tanaman menghasilkan milik petani di Kabupaten Lahat yang meningkat dari semula 1,45 ton per ha, menjadi 2,2 ton per ha.

Berdasarkan data Kementerian Pertanian, luas area tanaman kopi di Sumsel mencapai 249.963 ha. Angka tersebut merupakan terluas jika dibandingkan 4 provinsi tetangga di wilayah Sumatra Bagian Selatan.

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pusri
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top