Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BPN Bebaskan 16 Bidang Tanah Pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru Seksi I

Pembebasan lahan jalan tol Padang-Pekanbaru Seksi I masih terlihat lambat. Kali ini Badan Pertanahan Nasional (BPN) menyatakan 16 bidang tanah di Seksi I telah dinyatakan bebas.
Noli Hendra
Noli Hendra - Bisnis.com 07 Desember 2021  |  19:07 WIB
BPN Bebaskan 16 Bidang Tanah Pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru Seksi I
Ilustrasi - Antara
Bagikan

Bisnis.com, PADANG - Pembebasan lahan jalan tol Padang-Pekanbaru Seksi I masih terlihat lambat. Kali ini Badan Pertanahan Nasional (BPN) menyatakan 16 bidang tanah di Seksi I telah dinyatakan bebas.

Wakil Gubernur Sumatra Barat Audy Joinaldy mengatakan 16 bidang tanah itu telah dipastikan aman. Karena BPN melakukan verifikasi ulang, sehingga 16 bidang di Seksi I itu sudah bisa dikerjakan oleh pihak PT Hutama Karya.

"Pembayaran uang ganti untung lahan tol Padang-Pekanbaru seksi I juga sudah dibayarkan kemarin. Jumlahnya Rp 5,6 miliar. Semoga kedepannya jumlah lahan yang dibebaskan terus bertambah," katanya, Selasa (7/12/2021).

Dia menjelaskan uang ganti untung pengadaan tanah jalan tol ruas Padang - Pekanbaru I seksi itu, dimulai dari daerah Kapalo hilalang - Sicincin - Lubuk Alung - Padang atau berada di STA 4+200-36+600.

"Memang kita baru bisa sekarang mencairkan uangnya. Kita perlu memastikan dulu, apakah 16 bidang lahan itu aman atau belum. Jadi BPN melalui verifikasi ulang," ujarnya.

Wagub berharap masyarakat yang telah menerima pembayaran bisa menjadi menginformasikan pada masyarakat pemilik tanah yang lain bahwa penggantian yang dilakukan bukan ganti rugi tapi ganti untung.

Audy menyebutkan proyek tol Padang-Pekanbaru adalah proyek strategis nasional, bukan proyek provinsi. Sehingga uang penggantian lahan langsung dari pusat di bawah koordinasi Kementerian Keuangan, tidak ada hubungannya dengan Gubernur atau Wakil Gubernur.

"Sebagai proyek strategis nasional, pembangunannya akan terus dilanjutkan, tidak mungkin dihentikan karena pemerintah sudah mengucurkan ratusan miliar untuk penggantian lahan," tegas Wagub.

Audy menjelaskan saat ini beberapa provinsi di Sumatera telah tersambung oleh jalan tol. Dan efeknya untuk perekonomian sangat signifikan. Sehingga di Sumbar pun diharapkan demikian.

"Distribusi barang dan jasa makin lancar. Hal ini pula yang diharapkan bisa terlaksana di Sumbar," jelasnya.

Dia menjelaskan lahan 16 bidang tanah itu berada seluas 2.854 meter persegi dengan total nilai uang ganti sebanyak Rp 905.089.000. diserahkan di Kantor Bupati Padang Pariaman. (k56)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumbar trans sumatra
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top