Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pertamina Kilang RU II Dumai Berhasil Produksi Pertamax

Kegiatan lifting perdana ditandai dengan diangkutnya produk Pertamax menggunakan kapal MT Kirana Dwitya sebanyak 45.000 barrel dengan tujuan RU III Plaju.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 13 April 2021  |  15:59 WIB
Pertamina RU II Dumai melakukan lifting perdana produk Pertamax. Kegiatan lifting perdana tersebut ditandai dengan diangkutnya produk Pertamax dengan menggunakan kapal MT Kirana Dwitya sebanyak 45.000 barrel dengan tujuan RU III Plaju.  -  Istimewa
Pertamina RU II Dumai melakukan lifting perdana produk Pertamax. Kegiatan lifting perdana tersebut ditandai dengan diangkutnya produk Pertamax dengan menggunakan kapal MT Kirana Dwitya sebanyak 45.000 barrel dengan tujuan RU III Plaju. - Istimewa

Bisnis.com, PEKANBARU – Pertamina melalui Refinery Unit II Dumai berhasil melakukan lifting perdana produk Pertamax pada Jumat (9/4/2021).

Kegiatan lifting perdana tersebut ditandai dengan diangkutnya produk Pertamax menggunakan kapal MT Kirana Dwitya sebanyak 45.000 barrel dengan tujuan RU III Plaju.

Hadir pada kesempatan tersebut General Manager RU II Didik Bahagia serta jajaran Tim Manajemen Pertamina RU II.

Didik menjelaskan produksi High Octane Mogas Component (HOMC)-Pertamax dilakukan untuk memenuhi kebutuhan migas khususnya Pertamina area Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

"Produksi Pertamax ini diharapkan akan meningkatkan pencapaian Yield Valuable Product RU II," ujarnya dalam siaran pers, Selasa (13/4/2021).

Persiapan produksi dan lifting ini berawal dari dilakukannya Plant Test di unit penghasil mogas components (Platforming I dan Platforming II) pada 21 hingga 26 Februari 2021.

Hasilnya, spesifikasi Pertamax dinyatakan sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Dirjen Migas No. 3674K/24/DJM/206.

Kemudian pada 24 Maret hingga 2 April 2021 dilakukan optimasi blending produksi di tanki.

Inisiatif ini, lanjut Didik, merupakan komitmen nyata seluruh perwira RU II untuk terus menerus berinovasi menghasilkan produk yang berkualitas tinggi dan ramah lingkungan.

"Produksi ini juga menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi terhadap produk Pertamax," lanjutnya.

Didik menambahkan tahap selanjutnya akan dilakukan lifting kedua sebanyak 45.000 barrel yang direncanakan berlangsung pada 25 hingga 26 April 2021.

"Semoga keberhasilan produksi dan lifting Pertamax di Kilang Pertamina RU II ini menjadi kontribusi nyata bagi ketahanan stok nasional untuk BBM yang ramah lingkungan," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina migas riau Dumai
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top