Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sinabung Erupsi Lagi, Harga Bahan Pangan Masih Stabil

Kondisi sektor pertanian di Kabupaten Karo berpengaruh besar terhadap pasokan dan harga komoditas pangan di Kota Medan. 
Cristine Evifania Manik
Cristine Evifania Manik - Bisnis.com 03 Maret 2021  |  19:59 WIB
Refleksi Gunung Sinabung terihat dari Desa Tiga Pancur, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Kamis (19/11/2020). - Antara/Irwansyah Putra
Refleksi Gunung Sinabung terihat dari Desa Tiga Pancur, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Kamis (19/11/2020). - Antara/Irwansyah Putra

Bisnis.com, MEDAN - Gunung Sinabung yang terletak di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, kembali erupsi.

Meski begitu, berdasarkan pantauan Tim Pemantau Harga Pangan Sumatra Utara, harga kebutuhan pangan di Kota Medan masih terpantau stabil. 

"Erupsi Sinabung yang terjadi sebelumnya sempat membuat kita kuatir akan kemungkinan meroketnya sejumlah harga kebutuhan pokok. Namun, dari hasil pantauan kita di lapangan. Sejumlah kebutuhan pokok belum mengalami kenaikan karena erupsi tersebut," kata Ketua Tim Pemantau Harga Pangan Sumatra Utara Gunawan Benjamin, Rabu (3/3/2021). 

Mayoritas komoditas pangan pokok di Kota Medan dipasok dari Kabupaten Karo. Oleh karena itu, kondisi sektor pertanian di Kabupaten Karo berpengaruh besar terhadap pasokan dan harga komoditas pangan di Kota Medan. 

Menurut Gunawan, petani sayur-mayur adalah pihak yang paling dirugikan akibat erupsi Gunung Sinabung.

Mereka di antaranya adalah petani sawi putih dan tomat. Hal tersebut terjadi karena tanaman sayur-mayur tertutup abu vulkanik, sehingga tidak diminati. 

Gunawan menilai erupsi Gunung Sinabung tidak berdampak jauh terhadap lonjakan harga kebutuhan pokok di Kota Medan. 

"Erupsi kali ini juga belum memperburuk jalur distribusi barang. Sehingga distribusi meskipun tetap saja terganggu tidak memicu terjadinya kelumpuhan," ujarnya. 

Erupsi Gunung Sinabung kembali terjadi pada Selasa (2/3/2021). Guguran awan panas meluncur sejauh 4.500 meter ke arah timur dan tenggara. Sementara, luncuran kolom abu mencapai setinggi 5.000 meter. 

Berdasarkan data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), tingkat aktivitas Gunung Sinabung berada di level III atau level siaga.

Masyarakat dan wisatawan diminta tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi. Mereka diminta mengosongkan area dalam radius radial 3 km dari puncak Gunung Sinabung.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

medan bahan pokok karo gunung sinabung
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top