Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Batasi Jemaat, Keuskupan Agung Medan Bolehkan Ibadah Natal

Keuskupan Agung Medan mengizinkan ibadah perayaan Natal di gereja pada Sabtu (25/12/2020) mendatang.
Cristine Evifania Manik
Cristine Evifania Manik - Bisnis.com 22 Desember 2020  |  10:57 WIB
Juru Bicara Keuskupan Agung Medan Pastor Benyamin Purba saat diwawancara di Catholic Center Cristosophia, Jalan Mataram No 21, Kecamatan Medan Baru, Selasa (22/12/2020). - Bisnis/Cristine Evifania Manik
Juru Bicara Keuskupan Agung Medan Pastor Benyamin Purba saat diwawancara di Catholic Center Cristosophia, Jalan Mataram No 21, Kecamatan Medan Baru, Selasa (22/12/2020). - Bisnis/Cristine Evifania Manik

Bisnis.com, MEDAN - Keuskupan Agung Medan mengizinkan ibadah perayaan Natal di gereja pada Sabtu (25/12/2020) mendatang. Demi menerapkan protokol kesehatan Covid-19, jumlah jemaat yang hadir di gereja dibatasi, hanya 40 persen dari kapasitas maksimal gedung gereja.

"Jadi jemaat yang hadir di gereja akan dibatasi 40 persen dari daya tampung gedung. Ini sebagai kebijakan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19," kata Juru Bicara Keuskupan Agung Medan Pastor Benyamin Purba saat diwawancara di Catholic Center Cristosophia, Jalan Mataram No 21, Kecamatan Medan Baru, Selasa (22/12/2020).

Selain itu, anak anak rentang usia 1-12 tahun dan orang dewasa yang berumur di atas 60 tahun tidak diperkenankan memasuki gedung gereja.

Keuskupan Agung telah bekerja sama dengan beberapa kanal media massa, seperti Radio Maria dan Kosmos KAM untuk menyiarkan secara langsung rentetan ibadah Natal. Dengan begitu,jemaat yang tidak dapat hadir bisa menjalankan ibadah secara virtual di kediamannya masing-masing.

Adapun, jemaat yang hadir di gereja juga diawasi penerapan protokol kesehatannya. Beberapa hal yang harus dipatuhi adalah tiap jemaat harus duduk berjarak sejauh satu meter, memakai masker, dan mencuci tangan sebelum memasuki gedung gereja.

Durasi ibadah juga dibatasi. Biasanya, ibadah Natal dapat berlangsung selama satu setengah hingga dua jam, kini hanya diperbolehkan maksimal satu jam.

Jadwal ibadah ikut berubah manjadi empat kali ibadah dalam satu hari. Sebelumnya, rata-rata jadwal ibadah gereja katolik di Medan sebanyak dua kali ibadah dalam sehari.

Benyamin melanjutkan, waktu jeda antar ibadah akan dimanfaatkan untuk desinfeksi gedung gereja.

"Tetap yang utama adalah ibadah, namun kesehatan juga penting," pungkasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumut natal
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top