Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ada 33.213 Investor Saham Syariah Baru di Sumut

Jumlah investor saham syariah yang didata merupakan investor yang memiliki SID dan kepemilikan saham yang tercatat pada Indeks Saham Syariah Indonesia.
Cristine Evifania Manik
Cristine Evifania Manik - Bisnis.com 17 November 2020  |  10:43 WIB
Karyawan berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/11/2020). - Bisnis/Himawan L Nugraha
Karyawan berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/11/2020). - Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, MEDAN- Investor saham syariah di Sumut meningkat signifikan. Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumatera Utara mencatat terdapat 33.213 Single Investor Identification (SID) investor saham syariah di Sumut hingga 16 Oktober 2020.

Jumlah investor ini meningkat sebesar 43,6 persen dibandingkan Desember 2019 dengan jumlah 23.125 SID. Lebih jauh, jumlah SID saham syariah Sumut pada Desember 2018 ada 16.604 SID.

Data ini merupakan catatan baru yang dperoleh BEI Sumatera Utara karena sebelumnya seluruh data saham syariah terpusat di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pusat dan Bursa Efek Indonesia Pusat di Jakarta.

Adapun, jumlah investor saham syariah yang didata merupakan investor yang memiliki SID dan kepemilikan saham yang tercatat pada Indeks Saham Syariah Indonesia.

Kepala Bursa Efek Indonesia Sumatera Utara Muhammad Pintor Nasution menjelaskan per September 2020, terdapat tujuh emiten asal Sumut yang masuk ke dalam Daftar Efek Syariah (DES) yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Di antaranya, PT Ateliers Mecaniques D Indonesie Tbk. (AMIN), PT Cisadane Sawit Raya Tbk. (CSRA), PT Mark Dynamics Indonesia Tbk. (MARK), PT Royal Prima Tbk. (PRIM), PT Mahkota Group Tbk. (MGRO), PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk. (PGLI), dan PT Cahaya Bintang Medan Tbk. (CBMF),” ungkap Pintor, Senin (16/11/2020).

Salah satu upaya yang dilakukan untuk menarik minat calon investor saham syariah adalah pagelaran event Sharia Investment Week (SIW) 2020 On Screen. Gelaran tersebut diselenggarakan oleh OJK, BEI, PT Kliring Peminjaman Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia. SIW 2020- On Screen tersebut diselenggarakan mulai Senin (16/11/2020) hingga Sabtu (21/11/2020) secara virtual.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham sumut saham syariah
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top