Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Refocussing Dana, Restorasi Sungai Sekanak-Lambidaro Diundur

Restorasi Sungai Sekanak-Lambidaro di Kota Palembang terpaksa diundur pada tahun depan lantaran dana untuk proyek tersebut direfocussing akibat pandemi Covid-19.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 14 September 2020  |  15:24 WIB
Foto udara Jembatan Musi IV di Palembang, Sumatra Selatan, Kamis (2/5/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Foto udara Jembatan Musi IV di Palembang, Sumatra Selatan, Kamis (2/5/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, PALEMBANG - Restorasi Sungai Sekanak-Lambidaro di Kota Palembang terpaksa diundur pada tahun depan lantaran dana untuk proyek tersebut direfocussing akibat pandemi Covid-19.

Akhmad Bastari, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Palembang,  mengatakan program pemulihan anak Sungai Musi tersebut sepenuhnya dibiayai APBN senilai total Rp10 miliar.

“Seharusnya dibangun tahun ini lewat anggaran Balai Besar Sungai Sumsel, namun karena Covid-19, anggaran balai di-refocussing sehingga mundur jadi 2021,” katanya, Senin (14/9/2020).

Bastari memastikan tender proyek tersebut dapat dimulai pada Januari 2021. Selama menunggu realisasi, pihaknya tetap melakukan penataan di sepadan Sungai Sekanak.

“Kami melakukan penertiban untuk bangunan-bangunan di pinggir Sungai Sekanak, di mana dilakukan penertiban tinggal 5 persil yang belum,” katanya.

Bastari menjelaskan program restorasi Sungai Sekanak bertujuan untuk mengembalikan fungsi awal sungai, yakni menjadi sarana transportasi, pariwisata dan juga untuk pemenuhan air bersih.

Menurut dia, program tersebut sudah menjadi prioritas dari Walikota Palembang Harnojoyo.

“Kalau [fungsi] sungai itu sudah kembali, otomatis akan hidup ekonomi masyarakat di sana, toko-toko kuliner khas Palembang juga akan menggeliat,” katanya.

Dia memaparkan terdapat 21 anak Sungai Musi yang ada di Kota Palembang. Sungai Sekanak –Lambidaro merupakan prioritas dalam program restorasi, sementara yang lain juga mendapat penataan dengan program normalisasi.

“Misalnya Sungai Bendung sudah dinormalisasi, biayanya sama masih bersumber dari APBN,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

palembang normalisasi sungai
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top