AP II Tunggu Instruksi Tutup Akses dari dan ke Malaysia dan Singapura

PT Angkasa Pura II (Persero) selaku operator Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II di Provinsi Riau masih menunggu informasi resmi dari pemerintah terkait instruksi penutupan penerbangan dari dan ke Malaysia dan Singapura.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 17 Maret 2020  |  15:33 WIB
AP II Tunggu Instruksi Tutup Akses dari dan ke Malaysia dan Singapura
Ilustrasi. Petugas memeriksa Kartu Kewaspadaan Kesehatan penumpang yang baru tiba di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin (2/3/2020). - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, PEKANBARU—PT Angkasa Pura II (Persero) selaku operator Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II di Provinsi Riau masih menunggu informasi resmi dari pemerintah terkait instruksi penutupan penerbangan dari dan ke Malaysia dan Singapura.

Yogi Prasetyo Suwandi, Executive General Manager PT AP II Pekanbaru, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengambil langkah antisipasi penyebaran virus corona atau COVID—19 di area Bandara SSK II. Terkait dengan penerbangan dari dan ke Malaysia dan Singapura, dirinya mengaku belum mendapatkan instruksi resmi dari pemerintah.

“Terkait penerbangan dari Malaysia dan Singapura, kami menunggu informasi resminya. Kami selaku operator bandara mengikuti dan mendukung apa yang ditetapkan pemerintah,” kata Yogi melalui keterangan resmi, Selasa (17/3/2020).

Adapun, Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Perhubungan berencana menutup seluruh akses keluar dan masuk dari dan ke Malaysia dan Singapura.

Seperti diketahui, kedua negara tersebut memiliki kasus infeksi COVID—19 yang lebih banyak ketimbang Indonesia. Bahkan, Malaysia telah mengumumkan untuk menutup atau lockdown negaranya pada Senin (16/3/2020) malam.

Adapun, Yogi menambahkan bahwa pihaknya dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara SSK II sangat konsen untuk mengantisipasi penyebaran virus COVID ini.

Beberapa langkah yang telah dilakukan a.l.:

1. Pemeriksaan kedatangan internasional menggunakan thermal scanner.

2. Penyemprotan area bandara menggunakan disenfectan spay setelah jam operasional.

3. Pemeriksaan suhu bagi penumpang yang akan berangkat di area pemeriksaan tiket.

4. Menyediakan hand sanitizers di bandara.

5. Melengkapi petugas bandara dengan masker dan sarung tangan

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pekanbaru

Editor : Ajijah
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top