Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tingkat Kemiskinan Riau Turun per September 2019

Badan Pusat Statistik (BPS) Riau mencatat tingkat kemiskinan di Provinsi Riau membaik pada September 2019, baik di wilayah pedesaan maupun perkotaan.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 10 Februari 2020  |  12:10 WIB
Sejumlah penumpang bersiap masuk ke dalam KM Jelatik Ekspres yang hendak berangkat di Pelabuhan Sei Duku Pekanbaru, Riau, Kamis (233/5/2019). - ANTARA/Rony Muharrman
Sejumlah penumpang bersiap masuk ke dalam KM Jelatik Ekspres yang hendak berangkat di Pelabuhan Sei Duku Pekanbaru, Riau, Kamis (233/5/2019). - ANTARA/Rony Muharrman

Bisnis.com, PEKANBARU - Badan Pusat Statistik (BPS) Riau mencatat tingkat kemiskinan di Provinsi Riau membaik pada September 2019, baik di wilayah pedesaan maupun perkotaan.

Berdasarkan data terbaru BPS Riau, jumlah penduduk miskin di Provinsi Riau sebanyak 483,92 ribu orang pada September 2019, turun sebanyak 10,34 ribu orang dibandingkan dengan September 2018.

Sedangkan persentase penduduk miskin di Riau pada September 2019 tercatat 6,90%, juga turun 0,31 persen poin terhadap September 2018.

Adapun berdasarkan daerah tempat tinggal, pada periode September 2018-September 2019 jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan turun sebesar 2,35 ribu orang, sementara di daerah pedesaan turun sebanyak 7,99 orang.

Turunnya tingkat kemiskinan di Bumi Lancang Kuning dipengaruhi oleh beberapa faktor. Pertama, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Riau pada Agustus 2019 sebesar 5,97% telah turun sebesar 0,33 persen poin dibandingkan Agustus 2018.

Kedua,pada perioe September 2018—September 2019 tercatat inflasi umum di Riau cukup rendah sebesar 4,02%.

Ketiga, pada periode yang sama harga eceran beberapa komoditas pokok seperti daging ayam ras, tepung terigu, minyak goreng, dan daging sapi mengalami penurunan.

Berdasarkan data Bank Indonesia Perwakilan Riau, tingkat pengangguran di Bumi Lancang Kuning turut membaik pada 2019 sebesar 5,9% terhadap jumlah penduduk dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 6,2% terhadap jumlah penduduk.

 “Korelasi pengangguran dan kemiskinan posiitf karena pertumbuhan ekonominya juga naik,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Riau Decymus.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi di Riau pada 2019 tumbuh 2,84% secara year-on-year (yoy). Adapun Produk Domestik Regional bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp765,20 triliun

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemiskinan provinsi riau
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top