Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pusat Mulai Perbaiki Jalan Rusak Perbatasan Sumsel – Jambi

Perbaikan jalan nasional dari Palembang hingga perbatasan Jambi dilakukan secara massif pada tahun ini.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 08 Januari 2020  |  17:29 WIB
Ilustrasi. - Harviyan Perdana Putra
Ilustrasi. - Harviyan Perdana Putra

Bisnis.com, PALEMBANG – Pemerintah pusat memastikan segera menuntaskan perbaikan jalan lintas perbatasan Sumatra Selatan – Jambi yang kondisinya rusak dan seringkali menyebabkan kemacetan panjang.

Diketahui, perbaikan jalan nasional dari Palembang hingga perbatasan Jambi dilakukan secara massif pada tahun ini.

Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Sumsel, Deddy Mandarsyah, mengatakan terdapat tiga paket besar pengerjaan jalan yang sebagian berada di Kabupaten Musi Banyuasin tersebut.

“Ada tiga paket, semuanya sudah kita lakukan kontrak pada 30 Desember 2019 lalu. Pengerjaan dilakukan sampai 31 Desember 2020 ini,” katanya dalam keterangan pers yang diterima Bisnis.com, Rabu (8/1/2020).

Adapun ketiga paket pengerjaan tersebut, yakni ruas Palembang-Betung senilai Rp124 miliar dengan panjang pengerjaan 55,16 kilometer (km), ruas Betung-Peninggalan dengan nilai kontrak sebesar Rp209 miliar sepanjang 77,74 km, dan Peninggalan-Batas Jambi dengan nilai kontrak Rp193 miliar.

Deddy mengatakan pengerjaan perbaikan jalan tersebut, dilakukan sesuai dengan kondisi jalan sesuai spot atau titik yang rusak.

“Pengerjaanya satu tahun, kita pastikan tahun depan jalan sudah mulus dan lancar untuk dilalui,” kata dia.

Selain jalan lintas bagian timur Kabupaten Muba, Deddy melanjutkan, pada tahun ini juga terdapat perbaikan jalan lintas bagian tengah yakni Betung-Mangun Jaya dengan nilai kontrak sebesar Rp23 miliar.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin menyebut kondisi ruas jalan tersebut wajib dan harus dituntaskan oleh pusat karena berstatus jalan nasional.

Menurut dia, karena status jalan tersebutlah maka jika Pemkab Muba Yang memperbaiki akan melanggar aturan.

“Demi kenyamanan warga Muba, kami selama ini hanya mem-backup proses perbaikan sementara dengan stakeholders terkait di Muba,” katanya.

Dodi mengatakan selama ini untuk mengatasi kerusakan hanya sifatnya sementara, Pemkab Muba pihak perusahaan dan warga gotong royong menimbun jalan yang rusak tersebut dengan batu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumsel jambi
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top