Program "One Day One Juz" Langkah Fitri Sejahterakan Guru Ngaji

Untuk mendorong program "Palembang Mengaji", Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda terus aktif menggelar pengajian rutin melalui safari pengajian.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 29 September 2019  |  21:03 WIB

Bisnis.com, PALEMBANG -- Untuk mendorong program "Palembang Mengaji", Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda terus aktif menggelar pengajian rutin melalui safari pengajian. 

Kegiatan tersebut dilakukan Fitrianti bersama majelis di setiap kecamatan maupun kelurahan di Kota Palembang melalui program “One Day One Juz”.

Hal itu juga dilakukan untuk membantu ustadz maupun ustadzah yang aktif menjadi guru mengaji, melalui peningkatan insentif bagi para pejuang agama tersebut. 

"Insentif guru ngaji saat ini masih miris sekali pedapatannya. Padahal, pendidikan pengajian yang harus dimiliki oleh anak sejak usia dini, adalah modal utama mereka baik itu didapatkan disekolah maupun diluar sekolah," katanya. 

Dia melanjutkan guru ngaji adalah pendidik yang penting, dimana pondasi awal mengenai ilmu agama dan bagaimana membaca Alquran dengan baik dan benar harus dimiliki sejak usia dini.

Maka dari itu perhatian terhadap mereka di zaman sekarang benar-benar harus diperhatikan termasuk pendapatannya. 

"Kedepan para pengajar Al quran atau guru ngaji jadi perhatian kita, termasuk kesejahteraan," ungkapnya. 

Fitri mengatakan dirinya sudah menjalani pengajian dengan majelis adalah rutinitas mingguan yang dilaksanakannya sebelum duduk sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang dan Wakil Walikota Palembang. 

Adik kandung mantan Walikota Palembang periode 2013, Alm. Romi Herton itu menganggap pengajian jadi hal penting dalam mendorong keimanan serta mental individu yang melaksanakan, agar jadi lebih baik. 

"Rutinitas pengajian dapat menjadi salah satu ajang silaturahmi yang efektif. Untuk itulah, saya tetap aktif melaksanakan pengajian," ungkapnya. 

Menjabat sebagai wakil walikota, Fitri pun mengaku mendapat kemudahan dari aktifitas pengajian yang rutin dilaksanakan. 

Selain sebagai ajang silaturahmi dan bertatap muka dengan warga, pengajian dapat menyerap aspirasi termasuk menjadi ruang diskusi rohani seputar bagaimana makna hidup bersih yang berkaitan langsung dengan program gotong-royong. 

"Sekalian bersilaturahmi, kita buka ruang diskusi yang di balut nuansa rohani. Dimana, mereka mendapatkan pencerahan seputar masalah agama serta pembangunan Palembang terkait kebutuhan masyarakatnya," jelasnya. 

Apa yang dilakukan istri dari Politisi PDI Perjuangan, Dedi Sipriyanto inipun, mendapat apresiasi dari penceramah kondang tanah air, Ustadzah Oki Setiana Dewi. Dimana baginya, program Pemerintah Kota Pelembang yang diketahuinya, seperti menjalankan sholat subuh berjamaah, pengajian di majelis sudah lama dijalankan Walikota dan Wakil Walikota Palembang akan menjadikan kota ini "baldatun toyyibatun wa rabbun ghafur". 

Artinya, jika ingin negeri ini indah dan subur alamnya, dengan penduduk yang selalu bersyukur atas nikmat yang diterima, harus menjalankan apa yang dilakukan pemimpin Kota Palembang ini. 

“Alhamdulilah, yang saja ketahui sudah banyak sekali masjid, mushollah yang mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota Palembang, termasuk dalam memakmurkan masjid melalui kegiatan Safari Subuh berjamaah dan Palembang mengaji," ulasnya. 

Oki melihat, Pemerintah Kota Palembang saat ini, sudah sangat memperhatikan sekali masalah keagamaan.

Bahkan, apa yang dilakukan Palembang saat ini menular ke daerah-daerah lain di Indonesia.

 "Mudah-mudahan kedepan, apa yang disampaikan Wakil Walikota Palembang terkait kesejahteraan para pengajar Al quran atau guru ngaji, dapat diikuti direalisasikan dan diikuti daerah lain di Indonesia," tandasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pemkot Palembang

Editor : MediaDigital

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top