Palembang Jadi Kota Transaksi Nontunai Terbanyak dan Tertinggi

Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menjadi kota dengan transaksi terbanyak pada management sistem Bank Sumsel Babel dan kategori transaksi nominal tertinggi.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 26 Juni 2019  |  00:59 WIB

Bisnis.com, PALEMBANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menjadi kota dengan transaksi terbanyak pada management sistem Bank Sumsel Babel dan kategori transaksi nominal tertinggi.

Penghargaan tersebut diraih Pemkot Palembang, saat menghadiri kegiatan forum diskusi dan sosialisasi transaksi non tunai pemerintah daerah yang diadakan Bank Sumsel Babel, di Hotel Marriott Yogyakarta, Selasa (25/6/2019).

“Palembang menjadi peringkat pertama dalam kategori transaksi terbanyak dan tertinggi di Sumatra Selatan,” kata Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Palembang Hoyin Rizmu.

Hoyin menerangkan, penghargaan untuk kedua kategori tersebut, diserahkan langsung oleh Direktur Pemasaran Bank Sumsel Babel, Antonius Prabowo Argo kepada dirinya dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ratu Dewa.

Sementara itu, Ratu Dewa mengucapkan terima kasih kepada Bank Sumsel Babel atas dua penghargaan yang diberikan hari ini. Tentunya ini sangat memberi motivasi dalam bekerja untuk mendorong nasabah melakukan transaksi nontunai.

“Sekarang zamannya serba nontunai dan ini sejalan dengan yang diinginkan Walikota Palembang terhadap sistem pengelolaan keuangaan daerah, agar terhindar dari praktik-praktik korupsi,” katanya.

Lebih lanjut disampaikannya, penerapan transaksi nontunai yang dilakukan Pemkot Palembang, tertuang dalam Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 14 Tahun 2018 tentang Perubahan Perwali Nomor 71 Tahun 2017 ini mengatur tentang penerapan transaksi nontunai.

Sesuai dengan Perwali tersebut, nantinya semua transaksi, baik pembayaran maupun penerimaan, nanti tidak lagi dilakukan secara tunai tapi melalui aplikasi yang telah disediakan.

Di mana, penerapannya sudah mulai berlaku sejak 1 Agustus 2018 dan Pemkot Palembang secara bertahap mulai melakukan sosialisasi terkait mekanisme transaksi nontunai tersebut.

“Penerapan transaksi non tunai ini berlaku bagi seluruh OPD dan akan terus dilakukan,” elasnya.

Direktur Pemasaran Bank Sumsel Babel, Antonius Prabowo Argo, mengatakan PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Bank Sumsel Babel) terus mendorong nasabah melakukan transaksi nontunai.

“Saat ini mayoritas transaksi nontunai itu masih menggunakan ATM. Di mana ATM itu masih mencapai 83%, disusul SMS 11%, mobile banking 3% dan internet banking 3%,” terangnya.

Antonius menerangkan, sepanjang Januari- April 2019, transaksi nontunai bank daerah ini tumbuh sekitar 17%--21% dibandingkan periode sama tahun lalu.

Untuk mendorong transaksi nontunai, Bank Sumsel Babel terus menyiapkan berbagai strategi di antaranya membebaskan biaya member bulanan, gratis pergantian kartu debit ber-chip, dan menambah fitur lainnya.

“Kita berharap kedepan transaksi nontunai ini dapat dilakukan semua daerah di wilayah Sumsel dan Babel. Palembang sendiri menjadi contoh yang cukup positif,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank sumsel babel, Pemkot Palembang

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top